by

Jabat Kepala Dinsos Minahasa, Luntungan Siap Lanjutkan Program Mokat

Minahasa – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Minahasa yang baru, Jan Warouw Luntungan SH berjanji, dirinya siap meneruskan program-program yang telah dijalankan mantan Kepala Dinsos, Drs Hans Mokat, dalam menjalankan tugas kedepan.


Hal tersebut dikatakan Luntungan kepada CSN, usai acara serah terima jabatan Kepala Dinsos, Selasa (15/07), di kantor Dinsos.


“Kami akan berupaya menjalankan semua program yang telah beralan dan juga akan berusaha agar ada terobosan-terobosan program serta dapat berinovasi untuk mensejahterahkan rakyat Minahasa, yang tentunya akan bersesuaian dengan program Bupati dan Wakil Bupati Minahasa,” ujar Mantan Kepala UPTD Dispenda Samsat Kota Kotamobagu ini.


Menurut Luntungan, dirinya tidak akan muluk-muluk dalam menjalankan tugasnya yang baru, namun dirinya berjanji, salah satu program yang akan dilakukan dirinya kedepan adalah penuntasan persoalan peserta Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), yang pada realisasi belakangan ini kerap menimbulkan masalah.


“Salah satu program kerja yang akan diupayakan untuk dituntaskan adalah persoalan data peserta BLSM, yang sering dikompalin masyarakat karena ada yang tidak layak menerima tapi menerima dan sebaliknya,” ujarnya.


Menurutnya, nama peserta BLSM bisa diubah asalkan pemerintah pekah dan perhatian terhadap persoalan ini.


“Nama peserta BLSM itu bisa diubah, syaratnya harus melalui musyawarah di tingkat Desa yang tentunya difasilitasi oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial, bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik, dengan mengisi formulir isian perubahan. Kami berharap, kedepan persoalan ini bisa dituntaskan sehingga program bantuan pemerintah kepada masyarakat miskin ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Luntungan.


Sementara, mantan Kepala Dinsos Minahasa, Drs Hans Mokat, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantunya selama menjalankan tugas dan memohon maaf bila ada kesalahan selama dirinya menjabat sebagai Kepala Dinsos Minahasa.


“Jabatan adalah kepercayaan Tuhan dan pimpinan, bila dipercayakan ya kami jalankan dengan sebaik mungkin, tapi bila kemudian harus digantikan oleh orang lain, itu berarti ada yang lebih baik,” ujar Mokat.

Comment

Leave a Reply

News Feed