Jelang Natal, LPG Menghilang di Bitung Warga Resah

(foto.ilustrasi)
(foto.ilustrasi)

Bitung – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, warga kota Bitung dibuat resah, menyusul menghilangnya gas lpg dipasaran.

Tak pelak, hal ini menimbulkan sorotan warga, apalagi, depot Pertamina ada di Bitung. “Ini sungguh sangat ironis, karena sumber lpg di Sulut, dari Bitung karena depot Pertamina ada disini. Tapi anehnya, saat menjelang Natal seperti ini, justri gas lpg menghilang,” kata sejumlah warga yang enggan identitas mereka dipublikasikan.

Senada juga dikatakan oleh pengurus LSM Bendera, Raymon Lilir. Menurut Lilir, kelangkaan gas lpg ini harus segera diatasi, mengingat kebutuhan warga akan lpg meningkat.

“Pemerintah kota harus mencari solusi terhadap hal ini. Jangan hanya diam. Lakukan koordinasi dengan Pertamina atau agen sebagai penyalur,” kata Lilir. Sementara itu, Sekkot Bitung, Drs Edison Humiang mengatakan, gas lpg di Bitung tidak langka, dan tetap ada dipasaran.

Hanya saja menurutnya, ada masalah dalam penyaluran. “Gas tidak langka di Bitung. Hanya ada sedikit keterlambatan dalam penyaluran. Ini yang membuat masyarakat khawatir. Padahal sebenarnya aman-aman,” tukas Humiang.

Pantauan dilapangan hingga Rabu, (11/12) sore tadi di kelurahan Madidir Unet, sebuah mobil yang mengangkut gas lpg, belum masuk ke pangkalan, sudah diserbu warga, dengan menghadang mobil tersebut. “Jangan salahkan kami kalau terpaksa kami harus menghadang mobil ini, karena sulit cari gas,” ujar para warga. (Hezky)

Tinggalkan Balasan