Jimmy Eman: Mari Torang Jaga Kerukunan Beragama di Kota Tomohon!

Walikota Jimmy Eman bersama Ketua Sinode GMIM Pdt H W B Sumakul (foto:ist)
Walikota Jimmy Eman bersama Ketua Sinode GMIM Pdt H W B Sumakul (foto:ist)
Tomohon – Walikota Jimmy F Eman SE Ak didampingi Wakil Walikota Syerly A Sompotan mengajak semua elemen masyarakat di Kota Tomohon untuk selalu menjaga kerukunan dan kerharmonisan antar umat beragama.

“Mencermati dinamika kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang ada di Indonesia yang di didalamnya masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon maka saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh elemen dalam masyarakat agar terus menjaga, memelihara dan menghormati persaudaraan yang rukun,aman dan damai serta saling menghargai kebebasan beragama, menghargai dan menghormati perbedaan pandangan dalam menyikapi kondisi yang sedang terjadi di negara kita,” kata Eman, Minggu (21/11/2016).

Menurutnya keragaman adalah aset berharga di negara ini. Oleh karena itu seluruh Masyarakat Kota Tomohon yang cerdas akan selalu menjaga dan memelihara kerukunan antar umat beragama yang telah tercipta selama ini tanpa terpengaruh dengan hasutan lewat informasi-informasi dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah kerukunan beragama, mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Eman mengharapkan agar masyarakat tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasanya dan meningkatkan kewaspadaan tanpa terpengaruh dengan hal-hal yang tidak berguna bagi perekonomian.

“Sejak dulu kita selalu menghargai perbedaan dalam keragaman dan telah pula di tuangkan dalan Bhineka Tunggal Ika. Merupakan suatu yang pasti bahwa seluruh pemuka agama yang ada di Kota Tomohon baik dari kalangan Kristen maupun Islam bersama tokoh-tokoh denominasi  agama lainnya, sepakat untuk bersama-sama saling menghormati agama dan kepercayaannya masing-masing tanpa mempertentangkannya,” tegas Eman.

Hal ini selalu mengemuka dalam setiap pertemuan FKUB, BAMAG, FKDM dan kegiatan sejenis lainnya. Tentu dari Sinode GMIM melalui Pdt H W B Sumakul, dari  umat Katolik melalui Pastor, Islam oleh Imam, begitupun para Gembala selalu mengatakan dan mengingatkan agar seluruh jemaat dan umat pemeluk agama bersama masyarakat untuk selalu mengedepankan kebersamaan, kerukunan, saling menghormati dan menghargai sehingga selalu tercipta terus kedamaian dan kenyamanan dalam hidup bermasyarakat sehingga menjamin lancarnya semua kegiatan sehari-hari yang meningkatan perekonomian dan kesejahteraan, gunakan energi kita untuk hal-hal yang positif, berguna dan membanun kemajuan dan kesejahteraan.

“Karena damai itu indah sekaligus merupakan dambaan dan harapan seluruh komponen masyarakat. Dengan terjaminya keamanan dan kenyamanan dalam hidup bermasyarakat tentu akan berdampak luas dalam sendi-sendi kehidupan bangsa baik untuk investasi, usaha perdagangan, kepariwisataan dan bagi kemanusiaan,” tandasnya.(mar)

Tinggalkan Balasan