Manado – Berbagai program terbaik Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Walikota, Andrei Angouw dan Wakil Walikota, dr Richard Sualang, terkait pelayanan perizinan terus didukung oleh
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Jimmy Rotinsulu SE MSi.
Bahkan, kemudahan masyarakat dalam pelayanan perizinan saat ini begitu cepat dan mudah.
Hal itu disampaikan, Kadis Jimmy disela-sela acara Tabea Manado yang dipandu oleh Felix Palenewen, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Manado.
“Percepatan pelayanan yang dapat dirasakan oleh masyarakat di Mal Pelayanan Publik Manado saat ini ada 79 jenis perizinan dan non perizinan,” ujar Jimmy, Kamis (27/2/2025).
Dijelaskan pula, realisasi perizinan berusaha berbasis resiko (OSS RBA) di tahun 2024 untuk Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan sebanyak 5.601 NIB, Izin terbit/Sertifikat Standar Terverifikasi sebanyak 258, dan Terbit Otomatis sebanyak 4556.
Sementara Perizinan Bangunan untuk Perizinan Bangunan Gedung (PBG) sebanyak 782, Sertifikat Laik Fungsi dengan PBG 358, Sertifikat Laik Fungsi tanpa PBG ada 2.
Untuk izin terbit Perizinan non OSS ada 2.886 dan Non Perizinan sebanyak 2.426.
“Semua pelayanan perizinan bisa dilakukan dengan cepat karena prosesnya secara online setelah semua persyaratan terpenuhi, diantaranya KTP dan NPWP,” kata Jimmy.
Sedangkan realisasi investasi kota Manado tahun 2024, menurutnya, capaiannya melebihi target.
“Realisasi investasi tahun 2024 mencapai Rp2,5 triliun atau 164,28 persen dari target Rp1,55 triliun,” tukasnya.
Ia pun menyebutkan, dari capaian tersebut, kinerja dan percepatan yang dilakukan DPM-PTSP kota Manado meraih penghargaan juara 3 nasional berturut tahun 2023 dan 2024.
“Capaian ini sesuai harapan visi misi Walikota dan Wakil Walikota, Andrei Angouw-Richard Sualang di mana investasi harus dipacu untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Sebabnya, Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat kota Manado.
“Semua ini berkat dorongan dan kepemimpinan AARS serta partisipasi masyarakat,” Kadis Jimmy menuturkan.(yanes)




















