KM Logam di Sulut Kembali Diberdayakan Hadapi Pasar Bebas Asean

Ilustrasi IKM Logam
Ilustrasi IKM Logam

Manado – Industri Kecil Menengah (IKM) Logam di Sulut, kembali diberdayakan agar dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usahanya dalam menghadapi pasar bebas Asean Tahun 2015.

Hal ini pun ditandai dengan kegiatan fokus group discussion (FGD) yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Jumat (15/11).

Diskusi ini pun dihadiri sejumlah pelaku usaha IKM, instansi terkait dan nara sumber dari Kementrian Perindustrian serta kalangan akademisi.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan IKM Disperindag Sulut Alwi Pontoh, untuk mengembangkan IKM Logam tersebut, maka akan diberdayakan lagi UPT Logam yang ada di Kabupaten Minahasa. “Sebab UPT Logam ini banyak menerima bantuan mesin-mesin dari Kementrian Perindustrian,” ujarnya.

Itulah sebabnya dikatakan Pontoh, diskusi ini sekaligus membicarakan bagaimana merevitalisasi dan optimalisasi UPT Logam yang ada di Kabupaten Minahasa. Karena sekarang ini UPT Logam itu kurang diberdayakan lagi oleh IKM-IKM Logam di Minahasa dan sekitarnya. “Nantinya dengan mengoptimalisasi kembali UPT Logam itu, maka diyakini IKM Logam yang ada akan berkembang kembali,” terangnya.

Sejauh ini, menurut Pontoh, memang masih terlihat perkembangan IKM Logam, seperti halnya pandai besi di Minahasa atau yang lebih dikenal pembuatan peda dan pisau. Begitu juga dengan usaha perbengkelan, serta usaha pembuatan pagar dari besi. “Semua itu masuk IKM Logam, tapi perkembangannya belum optimal saat ini, makanya FGD ini dirancang untuk mengoptimalisasi kembali. Karena dengan begitu akan datang kembali bantuan-batuan dari Kementrian Perindustrian,” paparnya.

Ditambahkan Pontoh, seperti halnya peralatan di UPT Logam, kurang dimanfaatkan lagi oleh IKM Logam. Padahal seperti mesin bubut di tempat tersebut manfaatnya sangat besar dan harganya juga mencapai miliaran rupiah. “Makanya kamu mendorong agar pelaku usaha logam bisa memakai kembali peralatan yang ada di UPT Logam,” ajak Pontoh.(Nancy)

Tinggalkan Balasan