Manado – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Utara yang berlangsung dari 3 hingga 6 November 2025, menjadi sorotan utama Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Daerah Sulut.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Kadis Dikda) Sulut, Dr. Femmy Suluh M.Si, turun langsung memantau proses ujian di Kota Manado, Minahasa Selatan, dan berbagai kabupaten guna memastikan keberlangsungan tes berjalan lancar dan aman.
Tak henti-henti mengawasi sejak hari pertama, Kadis Femmy bersama tim kepala bidang dan staf memanfaatkan kesempatan ini untuk memastikan semua kendala teknis dapat diatasi dengan segera.
Dari pemadaman listrik, gangguan internet hingga human error, semua cepat direspons agar peserta tidak terganggu.
“Pelaksanaan TKA penting sebagai tolok ukur mutu pendidikan Sulut, kami pastikan proses berjalan mulus tanpa hambatan berarti,” ujar Dr. Femmy saat meninjau SMA Negeri 1 Manado yang menjadi pusat perhatian dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 645 siswa.
Sekolah- Sekolah Unggulan dan Pengawasan KetatBerbeda jumlah peserta, dari 60 siswa di SMA Negeri 10 Manado hingga ratusan di SMA dan SMK Negeri 1 Amurang, pengawasan ketat diberlakukan dengan sistem silang dan larangan membawa perangkat elektronik.
Kepala sekolah di lokasi pengawasan mengekspresikan kebanggaan dan optimisme terhadap keberhasilan pelaksanaan TKA.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru dalam menjaga integritas ujian.
Nilai TKA kini berperan sangat penting sebagai salah satu syarat seleksi ke perguruan tinggi negeri, selain nilai raport.
Hal ini membantu membuka peluang yang lebih adil bagi siswa berprestasi.
Kadis Femmy yang juga doktor lulusan Universitas Pajajaran menegaskan bahwa upaya ini diharapkan dapat mengangkat kualitas sumber daya manusia Sulut secara signifikan.




















