Tomohon – Meski sudah berulang-ulang diberitakan media, kondisi jalan Mega Mendung yang berada di Kelurahan Kakaskasen Satu Kecamatan Tomohon Utara belum juga dicarikan solusi oleh pemerintah.
Betapa tidak, aktivitas kendaraan truk besar menganggu kenyamanan warga yang bermukim di sepanjang ruas jalan ini.
“Bukan hanya merusak jalan, aktivitas kendaraan besar ini sangat menganggu kenyamanan kami Karena meski sudah larut malam, kendaraan-kendaraan ini masih lalu-lalang beroperasi,” keluh Bobby Sambeka warga kompleks jalan Mega Mendung, Kamis (26/03/2015) kepada Cyersulutnews.co.id.
Alhasil, banyak lubang menghiasi jalan ini yang membahayakan para pengguna jalan yang melintas.
“Belum lagi debu yang dihasilkan dari pengangkutan hasil tambang galian rakyat ini. Pemerintah Kota Tomohon harus memberi solusi. Jangan hanya tinggal diam,” tegas Sambeka.
Sebelumnya Sekda Kota Tomohon Dr Arnold Poli mengatakan memang banyak ruas jalan di bawah kaki Gunung Lokon cepat sekali rusak akibat beban setiap hari dilewat kendaraan besar untuk aktifitas penambangan galian C.
“Memang kerusakan ini tak bisa dihindari. Jadi setiap kali rusak, Pemkot akan memperbaikinya,” ujar Poli. (maria)





















