
Tomohon – Usai Mahkamah Agung (MA) memutuskan jika Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Backrie (ARB) yang menang, kontalasi politik di Tomohon sedikit berubah arah. Pasalnya kubu Agung Laksono (AL) begitu menggeliat dengan pegerakannya yang opitimis jika kubu mereka yang sah sesuai Undangf-Undang.
Jimmy Feidie Eman (JFE) yang merupakan Ketua DPD II Golkar Tomohon versi ARB saat dikonfirmasi menanggapi bijak putusan MA Tersebut.
“Ini kemenangan semua kader Golkar. Tak ada lagi kubu-kubuan. Yang ada hanya satu yakni Partai Golkar,” ujar JFE, Rabu (21/10/2015).
JFE menuturkan jika kemenangan ini merupakan moment untuk persatuan Partai Golkar.
“Dualisme segera diakhiri. Nanti akan digelar rapat konsolidasi di Tomohon yang akan berkoordinasi dengan DPP. Semuanya harus menghormati keputusan hukum,” tandas JFE.
Terpisah, Maria Hernie Pijoh (MHP) yang merupakan Ketua DPD Golkar versi AL saat dikonfirmasi mengatakan selaku kader Golkar, dia akan tunduk pada aturan partai.
“Keputusan Menkumham kan belum diubah. Kalau sudah ada putusan yang sah, tentu saja saya akan patuh. Kita tunggu saja arahan DPP,” ujar MHP.
Disinggung soal wacana PAW yang dikenai pada dirinya karena mendukung calon diluar Golkar, MHP menyebut jika dukungannya ke calon di luar Golkar atas nama pribadi.
“Partai Golkar juga tak mengusung calon. Soal wacana PAW silahkan diajukan. Tapi harus merujuk ke aturan,” tegas MHP.(maria)




















