Obat KB Gratis Masih Diperjualbelikan, Pengawasan BkKBN-PPA Minahasa Dinilai Lemah

Minahasa – Masih maraknya obat KB berlabel gratis atau tidak diperjualbelikan yang beredar disejumlah toko obat di Kabupaten Minahasa, menandakan pengawasan dari pihak Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana Nasional dan Perlindungan Perempuan dan Anak (BkKBN-PA) Kabupaten Minahasa lemah.

Jenis obat KB yang umumnya berupa Pil tersebut diduga kuat, penjualannya dilakoni orang dalam sebagai penyuplai ke sejumlah toko obat.

“Saya beli ini ditoko obat, ternyata ada label gratis atau tidak diperjual belikan tapi kenapa diperjualbelikan,” ujar salah seorang ibu muda yang enggan menyebut namanya dan hanya menyebut lokasi toko obat tempat dirinya membeli berada di wilayah Kecamatan Remboken.

Menanggapi hal ini, Kepala BkKBN Minahasa, Dra Joula Mamahani, ketika ditemui Cybersulutnews.co.id membantah bila pihaknya lemah dalam pengawan peredaran obat tersebut.

“Hingga kini belum ditemukan. Kami tak akan segan-segan menindak toko-toko obat maupun oknum-oknum yang memperjual belikan obat gratis subsidi pemerintah tersebut bila kedapatan,” tandasnya.

Menurutnya, obat KB gratis ini untuk menunjang program pemerintah, khususnya bagi keluarga kurang mampu, sehingga merupakan pelanggaran hukum bila disalah gunakan.

“Masyarakat silakan melaporkan kepada kami bila ada yang memanfaatkan obat KB gratis pemerintah ini untuk diperjualbelikan,” tandas Mamahani. Mamahani pun berjanji, akan terus menelusuri hal tersebut bila memang melibatkan orang dalam.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan

News Feed