Minahasa – Padies Kimuwu, objek wisata baru bakal menjadi salah satu destinasi pariwisata andalan Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Kabupaten Minahasa.
Berlokasi di puncak bukit Desa Warembungan Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, destinasi baru ini memanjakan mata pengunjung dengan pemandangan alam yang indah, dan berhadapan langsung dengan Kota Manado.
Mengangkat tema “Minahasa Mendunia Dari Padies Kimuwu”, destinasi ini resmi dilaunching ke publik dan mulai dibuka secara resmi untuk umum, mulai Kamis (30/01) siang.
Kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjili, yang hadir langsung dalam launching ini mengatakan, destinasi ini akan menunjang program Provinsi Sulut di bidang pariwisata, yang belakangan ini semakin membuming, dan harus didukung destinasi.
“Untuk memajukan pariwisata di Sulut, tentu harus didukung dengan destinasi pariwisata sebagai daerah tujuan. Padies Kimuwu sebagai salah satu destinasi baru, nantinya akan mendukung pariwisata di Sulut, termasuk di Minahasa secara khusus,” kata dia, sembari memohon dukungan seluruh masyarakat.
“Kita harus optimis bahwa pariwisata di Minahasa akan terus berkembang. Saat ini sudah sekitar 163 ribu wisatawan mancanegara dan sekitar 2,2 juta turis lokal berkunjung ke Sulut. Ini harus didukung semua pihak, di dalamnya ada pemerintah, masyarakat dan investor atau pelaku pariwisata,” tukasnya.
Owner Padies Kimuwu, Reinhard Wewengkang mengatakan, objek wisata yang dibangunnya ini mengambil tagline “Culture and Adventure”. Dimana, Padies Kimuwu menawarkan pemandangan 360 derajat, wisata adventure off road, paralayang, situs bersejarah budaya berupa Watu Marengke dan Watu Siokuru, serta dilengkapi restaurant bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil makan.
“Kami berharap, objek wisata ini bisa menjadi tempat mengenalkan budaya dan nilai-nilai budaya Minahasa kepada dunia. Wisatawan nantinya bisa mengenal Minahasa dan nilai-nilai budayanya yang indah, sehingga para wisatawan ini mau kembali lagi,” kata dia.
Memiliki ketinggian sekitar 1.000 meter di permukaan laut, Padies Kimuwu juga menawarkan udara sejuk yang memanjakan pengunjung untuk mau berlama-lama diatas bukit.
“Tempat ini merupakan awal promosi wisata di Kabupaten Minahasa. Dalam pengembangan destinasi pariwisata di Minahasa dan mendukung pariwisata Sulut, tentunya kita melibatkan seluruh stakeholder terkait, pelaku usaha, Asosiasi Pengelola Pariwisata, industri wisata, perhotelan dan pelaku wisata lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Ir Teddy Sumual, mewakili Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring MSi.
“Selain Padies Kimuwu, akan ada banyak lagi tempat wisata yang akan dikembangkan di Minahasa untuk memajukan destinasi wisata kita. Ada beberapa event wisata dibeberapa titik yang nantinya akan dikenalkan ke publik tahun ini. Tujuannya adalah untuk membuat kesan baik bagi setiap orang yang datang ke Minahasa dan akan kembali karena merasa puas,” ujarnya.
“Ada sekitar 154 titik yang perlu diberdayakan dan dikembangkan menjadi destinasi andalan. Potensi kita sudah punya, tinggal kita kembangkan, ada laut, danau, pegunungan, budaya dan lain – lain,” pungkasnya.
Launching ini diprakarsai staf khusus Gubernur Bidang Pariwisata Dino Gobel. Ia juga mensupport kegiatan ini dengan menghadirkan industri Pariwisata Sulut, Asita, GM Perhotelan, MM Travel, Stakeholder Pariwisata Sulut dan dimeriahkan tim kesenian Waraney Wulan Minahasa, musik bambu serta Kawasaran.(fernando lumanauw)





















