Pelayanan Puskesmas Ratatotok Dikeluhkan Warga

Mitra-Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Ratatotok dikeluhkan warga. Pasalnya, pelayanan kesehatan dipuskesmas tersebut tidak maksimal, sehingga harus dievaluasi kembali kinerja dokter dan pegawai. Masyarakat di bawah kepemimpinan Bupati James Sumendap ini mengeluhkan layanan kesehatan ini.

Demikian diutarakan tokoh masyarakat Mitra, Kasim Malalonto kepada wartawan. Menurut pengalamanya, belum lama ini dia bermaksud untuk melakukan cek up kesehatan di rumah sakit Ratatotok-Buyat. Lantaran peserta BPJS, oleh pihak RS menyuruhnya harus mengambil rekomendasi di Puskesmas terlebih dahulu baru bisa melakukan cek kesehatan dirumah sakit.

Hanya saja, lanjut dia, saat sampai di Puskesmas tidak ada dokter yang bertugas ditempat. Padahal, Puskesmas tersebut menurut dia, ada empat orang dokter yang ditugaskan.

“Seharusnya dokter harus stand by ditempat untuk melayani masyarakat yang sakit. Bukannya semua harus ikutan keluar,” keluhnya.

Mirisnya lagi, kata dia, puskesmas tersebut tidak didukung perlengkapan medis. “Alat pengukur tekanan darah dikata sudah rusak. Namun tidak ada inisiatif untuk mengganti. Persoalan ini menjadi preseden buruk bagi pelayanan kesehatan khususnya di Mitra,” ungkapnya.

Akan hal ini, dia meminta adanya perhatian dari pihak Pemkab Mitra, untuk dapat melihat langsung kesetiap Puskesmas yang ada didaerah. Ini dimaksudkan agar pelayanan kesehatan tidak terkendala.

“Sebab pelayanan kesehatan ini sangat penting bagi masyarakat,” tukasnya. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mitra Dr Rinny Tamuntuan, saat dikonfirmasi terkait hal ini, tidak menjawab apa-apa meski sempat mengangkat handphone (HP). Diupayakan untuk dihubungi dihubungi kembali, HP sudah tidak aktif atau berada diluar jangkauan. (Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan

News Feed