Pemdes Kembuan Satu Sosialisasikan Penggunaan Dana Desa Tahun 2026

Minahasa – Pemerintah Desa (Pemdes) Kembuan Satu, Kecamatan Tondano Utara, menggelar sosialisasi Penggunaan Dana Desa Tahun 2026, bertempat di Kantor Desa, Kamis (15/10) sore.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Tondano Utara, Pieter Koroh SPi MAP, sekaligus membawakan materi. Dia mengatakan, kegiatan ini penting agar Perangkat Desa dan masyarakat memahami penggunaan dana desa.

“Meski sudah memasuki akhir tahun, namun sosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk memberi pemahaman, baik secara aturan, maupun pertanggung jawaban. Tujuan dari sosialisasi ini tentu adalah untuk memberi pemahaman, baik kepada pemerintah, maupun kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun narasumber lain dalam kegiatan ini yakni, dari Kejaksaan Negeri Minahasa yang diwakili Kasi Intel Saiful Arif SH MH, Polres Minahasa diwakili Kapolsek Toulimambot IPDA Stenly Carundeng SH, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Minahasa, diwakili Kepala Bidang PMD, Deifry Mokolesang, serta Inspektorat Minahasa diwakili Irban Widiwati Rinjani SSos.

Sementara, Hukum Tua Kembuan Satu, Michael Marlon Nender mengatakan, sosialisasi ini menjadi salah satu langkah penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan Dana Desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga pengawasan terhadap penggunaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap, ini dapat memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat, sehingga warga dapat mengetahui arah kebijakan pembangunan serta program-program yang dibiayai melalui Dana Desa Tahun 2026,” kata Nender.

Selain itu, kata dia, keterlibatan masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan program desa juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

Turut hadir, Sekcam Sonny Mengko, Pendamping Desa Novita Rochmat, Ketua BPD Maximilian Tampi SH, Ketua TP-PKK Regi Rumagit, Perangkat Desa, LPM, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan perwakilan masyarakat.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan