Tomohon – Pemkot Tomohon menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemprov Sulut soal Sasaran Tanam Padi, Jagung dan Kedelai tahun 2016, Selasa (12/01/2016) di Graha Gubernuran Pemprov.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Gubernur Sulawesi Utara DR Soni Sumarsono MDM, Kepala Staf Korem 131 Santiago Sulawesi Utara, Penjabat Walikota Tomohon Drs Sanny Parengkuan MAP, Penjabat Bupati Minahasa Selatan, Walikota Kotamobagu, Bupati Bolaang Mongondow, Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Timur, Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Para Dandim se- Sulawesi Utara, Para Sekretaris Daerah se- Sulawesi Utara, Asisten I Setda Propinsi Sulawesi Utara, Para Kepala Dinas Pertanian se- Sulawesi Utara, Para Kepala Badan Ketahanan Pangan se- Sulawesi Utara dan Para Kepala Badan Penyuluh Pertanian se- Sulawesi Utara.
Sumarsono dalam sambutannya mengatakan bahwa target pencapaian sasaran tanam padi, jagung dan kedelai sebesar 148 ribu hektar harus tercapai dengan adanya kerjasama antara petani dengan pihak Korem, Kodim, Koramil sampai Babinsa.
Dia pun berterima kasih kepada Para Bupati/Walikota yang telah datang dan menandatangani perjanjian kerjasama antara Gubernur Sulawesi Utara dengan Bupati/Walikota se- Sulawesi Utara mengenai sasaran tanam padi, jagung dan kedelai ini. Kepada pihak-pihak yang terkait agara bekerja lebih keras dalam mewujudkan target yang telah ditetapkan.
Pejabat Gubernur dalam kesempatan ini juga mengatakan, bahwa pemerintah
menargetkan akan tercapainya luas tanam 148.638 hektar untuk padi, dengan capaian produksi sejumlah 697.836 ton, sedangkan untuk komoditi kedelai ditargetkan luas tanam mencapai 7.195 hektar, dengan jumlah produksi sebanyak 9.587 ton, dan untuk jagung luas tanam ditargetkan mencapai 153.767 hektar dengan total produksi mencapai 573.427 ton jagung.
“Ini merupakan motivasi demi menuju swasembada pangan” tukas Sumarsono. (maria)




















