Manado – Suasana akhir tahun di Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) diliputi perasaan harap-harap cemas (H2C) dari sejumlah pejabat.
Gubernur Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay dipastikan siap melantik sejumlah pejabat di awal tahun baru 2026.
Mutasi ini menargetkan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II.
Lima pejabat dari Kabupaten-Kota dipastikan masuk kabinet YSK-Viktory
Menurut sumber resmi Pemprov Sulut yang dihubungi tim redaksi, Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah resmi keluar.
Dokumen krusial ini jadi ‘kunci hijau’ bagi Gubernur untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) pelantikan.
“Tanpa Pertek BKN, proses mutasi macet total. Ini syarat mutlak agar semua sesuai aturan teknis dan administrasi,” ujar sumber tersebut.
Dari 18 jabatan kosong yang jadi sorotan, strategi pengisiannya super ketat.
Lima slot dipastikan diisi oleh pejabat kabupaten/kota luar Pemprov Sulut yang lolos uji kompetensi atau job fit.
Tambahan lima lagi, yakni, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Hukum, serta Kepala Biro Kesra, bakal diisi pemenang seleksi terbuka (selter).
Sisanya? Delapan jabatan kemungkinan masih dipegang Pelaksana Tugas (Plt) sambil nunggu proses lanjutan.
Mutasi ini diprediksi jadi angin segar buat birokrasi Sulut pasca-libur akhir tahun.
“Ini langkah konkret Gubernur Yulius untuk perkuat timnya dengan talenta terbaik, termasuk dari daerah lain,” tambah sumber.
Pelantikan direncanakan tepat di awal tahun baru, janji gebrakan birokrasi lebih lincah di 2026.
Pemprov Sulut belum merespons resmi soal nama-nama pejabat, tapi pantauan redaksi menjanjikan pengumuman SK segera.
Siap-siap sambut wajah baru di kantor Pemprov Sulut!





















