Perubahan Jalur Pusat Kota Bingungkan Warga Tomohon

Tomohon – Perubahan jalur yang dilakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Hubkominfo) dan Polres Tomohon gelar uji coba perubahan jalur di Pusat Kota Tomohon  sudah mulai berjalan di pusat Kota Tomohon.

Kepala Dishubkominfo Kota Tomohon Andrikus Wuwung SSos, menjelaskan untuk jalur tengah hingga ke Taman Kota bebas kendaraan. Jadi tak ada mobil maupun sepeda motor dari pagi hingga pukul 23.00 Wita. Perubahan jalur dimulai dari Perempatan Toko 

Sumber Protein Taman Kota Tomohon. Kendaraan dari arah Pos Polisi ke arah kiri atau kanan di Perempatan Toko Sumber Protein. Untuk angkutan umum dari Utara, melewati belakang Gereja Sion dan terus ke arah Paslaten I Jalan Mampouw-Jalan Maranatha-Jalan Makmur lalu ke arah terminal. 

Sementara angkutan umum dari Selatan, melewati belakang Gereja Sion-samping TK Sion lalu ke arah Timur menuju terminal. 

“Perubahan jalur ini yang pasti diharapkan menunjang program Pemerintah Kota Tomohon menjadikan lokasi Wisata Kuliner hingga ke Taman Kota dan pembangunan Monumen Alfa Omega yang bakal menjadi ikon Kota Tomohon,” urai birokrat senior Pemkot Tomohon ini. 

Sementara itu Kondisi tersebut sempat membuat warga, baik pengemudi mobil, pengendara sepeda motor, hingga penumpang angkutan kota bingung terhadap perubahan jalur tersebut. Hal ini dikarenakan perubahan jalur dilakukan secara mendadak dan hanya disosialisasikan lewat pengeras  suara dari kendaraan operasional Dinas Perhubungan dengan pengawalan dari Polres Tomohon yang dikoordinir Kabag Ops Kompol Alkat Karouw dan Kasat Lantas AKP Marni Kasam.

“Saya menjadi bingung atas perubahan jalur ini Angkutan kota yang biasanya lewat di jalur depan rumah saya, kini tidak lagi. jadi saya harus naik ojek untuk sampai ke rumah,” ujar Karel warga Paslaten.

Kendati sempat membuat bingung warga, namun perubahan arus lalu lintas berjalan lancar. Setelah sekitar

1 jam diatur oleh petugas Dinas Perhubungan dan personel Satuan Lalu lintas Polres Tomohon, kondisi arus

lalu lintas berangsur normal, dengan dibantu adanya pemasangan tanda larangan yang baru di titik-titik tertentu.

Tinggalkan Balasan