Jakarta – Presiden RI Joko Widodo dipastikan datang di Sulut untuk menghadiri Perayaan Natal Nasional 2016 yang dipusatkan di Minahasa, tepatnya di gedung Wale Ne Tou Tondano, (27/12) pekan depan.
Hal itu disampaikan oleh Asisten I Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi usai mengikuti Rapat dengan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media di lingkup Sekretariat Presiden RI pada Kamis (22/12) sore di Kantor Kemensetneg, Jakarta.
Disamping dihadiri oleh Asisten Denny Mangala yang mewakili Bupati JWS, hadir juga Sekdaprov Sulut Edwin Silangen SE MS, para Protokol, Paspamres dan segenap Media di lingkup Istana Kepresidenan RI.
Dikatakan Mangala, Presiden dan Ibu Negara serta rombongan direncanakan akan bertolak dari Jakarta pada Selasa 27/12 pukul 07.00 pagi dan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado pada pukul 11.00 WIB.
“Selanjutnya, Bapak presiden akan makan siang di Manado kemudian menuju Tompaso Barat untuk meresmikan PLTP Geotermal dan Benteng Moraya Tondano,” urai Mangala.
Ditambahkan Mangala, setelah peresmian Presiden akan menghadiri Perayaan Natal Nasional yang dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Tondano.
“Seluruh undangan yang akan hadir dalam Perayaan Natal Nasional ini akan melewati Alat Detektor yang dipasang di pintu masuk Gedung Wale Ne Tou,” tambahnya.
Diharapkannya, para undangan tidak membawa tas apapun agar memudahkan pengecekan Paspampres saat memasuki gedung Wale Ne Tou.
Menyangkut pemasangan Baliho ucapan Selamat Datang kepada Presiden RI dan Ibu Negara atau Baliho lainnya, ditegaskan Mangala untuk tidak mencantumkan Foto Presiden dan Ibu Negara.
“Untuk Baliho Ucapan Selamat Datang kepada Bapak Presiden bisa dipasang, tapi tidak boleh menggunakan gambar atau foto Bapak Presiden dan Ibu Negara,” urai Mangala.
Setelah menghadiri Perayaan Natal Nasional di Minahasa ini, Presiden dan Ibu akan bermalam di salah satu Hotel di Manado dan akan melanjutkan ke NTT pada Rabu (28/12) esok paginya.(fernando lumanauw)




















