Manado – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan VII tahun 2024 ditutup, Selasa (10/09/2024).
Kegiatan yang diikuti 57 peserta utusan dari Pemda se-Sulut dan Gorontalo ini diselenggarakan Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Sulut yang didukung penuh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang berlangsung sejak 24 April.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Elvira Katuuk meraih Prestasi Istimewa dengan terpilih sebagai peringkat pertama.
Dalam PKN ini, Elvira mengangkat Proyek Perubahan dengan judul Terintegrasi dan Berkelanjutan di Sulawesi Utara (Mapalus IRA).
Proyek perubahan ini memiliki tiga tujuan. Yakni jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Apa yang dilahirkan di jangka pendek adalah Peraturan Gubernur tentang kolaborasi strategi pembangunan pariwisata terintegrasi dan keberlanjutan.
“Pergub ini merupakan inplementasi secara terpadu dari Perpres 16 Tahun 2024 Rencana Induk Pariwisata Nasional, yaitu Manado-Likupang terintegrasi dengan Ranperda Nomor 5 tahun 2022,” ungkap dia.
Untuk jangka menengah, kata Elvira, proyek perubahan ini akan membuat penjabaran tengang Pergub tersebut, yakni keputusan gubernur tentang calender of ivent terpadu antara provinsi dan 15 kabupaten/kota.
Sehingga destinasi-destinasi menjadi iven tahunan mendapatkan dukungan penuh. Mulai dari PU (Pekerjaan Umum) terkait sarana prasarana, kemudian dari Perkim terkait kawasan, koperasi maupun Disperindag terkait menyiapkan souvenir-souvenir dan dari Pariwisata itu sendiri. Bagaimana menyiapkan atraksi yang tidak kalah dengan iven-iven kalender dari luar Sulawesi Utara,” kata Elvira.
Sementara untuk jangka panjang akan menangkap peluang RPJMN yang menempatkan Sulawesi Utara sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dari sisi pariwisata Asia-Pasific.
Untuk itu akan dilakukan MoU antara Pemprov Sulut dan pengelola IKN untuk menjadikan Sulut sebagai destinasi MICE yang ada di IKN.
“Jadi bukan dilakukan di IKN saja, tapi juga dilakukan di Manado. Karena Kota Manado telah memiliki sarana prasarana MICE. Mulai dari WOC sampai sekarang sangat lengkap dan itu sangat kompeten,” sebut dia.
Begitupun, lanjut dia, dengan tujuan holiday dari IKM diminta untuk menyasar ke Sulawesi Utara sehingga bukan saja peningkatan kunjungan wisata tapi betul-betul berkelanjutan.
“Artinya, memperhatikan kondisi eksistensi dari pada destinasi, kemudian itu dibungkus dengan Pergub dan ada SK Gubernur, kemudian ada MoU yabg secara keberlanjutan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sesuai dengan tema PKN, Peningkatan Tata Kelola untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi naik, kemiskinan berkurang, penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata meningkat,” jelas dia.
Sementara itu, Sekprov Steve Kepel yang menutup kegiatan ini menyampaikan terima kasih atas semangat dan partisipasi para peserta selama diklat, termasuk memberi apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya 5 peserta terbaik.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Diklat ini bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antar daerah untuk membangun bangsa,” ucap Steve.



















