Manado – Gubernur Yulius Selvanus menerima apresiasi dari sejumlah kepala sekolah SMA dan SMK atas program revitalisasi fasilitas sekolah yang sedang berjalan.
Proyek dipacu agar rampung tepat waktu sebelum 15 Desember 2025.
Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara, Femmy Suluh membeber progres di sejumlah sekolah.
Di SMA Negeri 1 Maesaan, progres sekitar 70–80 persen. Dana sekitar Rp 900 juta dimanfaatkan untuk toilet baru, renovasi ruang kelas lama, dan pembangunan ruang kelas baru.
Laporan progres telah disampaikan ke Direktorat Kemendikdasmen pekan lalu.
SMK Negeri 1 Bitung, progres sekitar 70 persen dengan anggaran Rp 3,8 miliar. Ruang kelas baru, ruang praktek kuliner, dan ruang praktek minimarket untuk jurusan pemasaran telah dibangun.
Sekitar 50 bas pekerja terlibat, sehingga percepatan proyek tetap mengikuti spek.SMA Negeri 2 Bitung: progres sekitar 59 persen dengan anggaran kurang dari Rp 1 miliar. Upaya percepatan dilakukan agar tuntas sebelum 15 Desember.
Di SMA Negeri 1 Airmadidi, progres hampir 60 persen. Nilai proyek bernilai ratusan juta.
SMA Negeri 1 Kauditan, progres hampir 60 persen dengan nilai Rp 1,2 miliar.
Rehab tiga ruang belajar dan ruang administrasi akan tuntas, optimis akhir bulan ini.
SMA Negeri 10 Manado: progres di atas 56 persen. Diperkirakan selesai sebelum batas waktu 15 Desember 2025.
Kepala Sekolah Marhita Lengkong (SMA Negeri 1 Maesaan) menyatakan dana yang ada telah dimanfaatkan secara efektif untuk fasilitas penting dan telah melaporkan kemajuan ke Kemendikdasmen.
Drs Christo Lewan (Kepsek SMK Negeri 1 Bitung) mengaku optimis bisa selesai tepat waktu dengan dukungan tenaga kerja sekitar 50 bas dan sesuai aturan.
Kepsek lain juga menyampaikan keyakinan bahwa target selesai sebelum 15 Desember tercapai, didukung oleh anggaran yang memadai dan pemantauan berkala.
Dukungan dan dampak programDukungan pusat dan Kemendikdasmen dinilai menjadi pendorong utama.Fasilitas baru diharapkan meningkatkan kenyamanan belajar siswa, semangat guru, dan kualitas pendidikan secara umum.
Proyek revitalisasi dipandang sebagai pilar penting untuk membangun pendidikan Sulut yang lebih berkualitas dan berwawasan ke depan.
Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah adalah bagian dari visi besar memajukan dunia pendidikan di daerah.
Antusiasme kepala sekolah mencerminkan manfaat nyata program revitalisasi terhadap kualitas sarana prasarana.
Apresiasi berlanjut di berbagai tingkat, menandai tonggak penting bagi pembangunan pendidikan Sulawesi Utara yang lebih modern, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan siswa serta tenaga kependidikan.





















