MITRA-Memperingati HUT Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Dewan menggelar rapat paripurna istimewa yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekab Mitra Tony Lasut AmTm, Jumat (23/05) di Auditorium Kantor Bupati.Acara ini di hadiri oleh semua anggota dewan Mitra dan juga mewakili Gubernur Sulut Kepala Inspektorat Propinsi Drs Mecky Onibala MSi.
Dalam sambutannya, Bupati Mitra James Sumendap SH mengatakan dalam tujuh bulan kepemimpinan JS-RK, kabupaten Mitra sudah bisa dikatakan ada perubahan yang pesat. Selain itu, Mitra baru-baru ini mendapat penghargaan dari BKN, karena menggunakan sistem CAT dalam seleksi CPNS. Diseluruh Indonesia hanya ada 13 daerah yang menggunakan sistem ini. Alasannya kenapa Mitra menggunakan sistem ini, karena untuk menghindari prasangka masyarakat dimana jika ada penerimaan PNS, yang akan mendapat uang kaget yaitu Bupati dan Kepala BKDD.
“Tapi juga, dengan seleksi ini berarti mereka yang lulus merupakan putra-putri terbaik. Dan menghindari praktek perbuatan tidak baik,” ujar Sumendap.
Tak hanya itu, dari sektor pendidikan juga sudah membuahkan hasil yang baik. Dimana, rangking 10 besar untuk tingkat SMA/SMK Mitra menempatkan 5 siswa. Bahkan, nilai tertinggi dipegang oleh salah satu siswa di Mitra. “Kedepan, dengan baiknya pengelolaan pemerintahan dan adanya pemerataan maka target WDP akan bisa dicapai,” terang Sumendap.
Sementara itu, Sambutan Gubernur Sulut SH Sarundajang yang dibacakan oleh Kepala Inspektorat Propinsi Drs Mecky Onibala MSi, mengapresiasi positif akan pemerintahan Mitra. Lantaran, walaupun pemerintahan baru seumur jagung namun Mitra sudah bisa dikatakan daerah yang maju di Sulut.
Apalagi dengan dicanangkannya tahun WTP, Disiplin, dan Perjuangan memberikan dampak positif dalam pengelolaan pemerintahan. Dan, melihat akan tata kelola pemerintahan yang diterapkan oleh JS-RK, maka target tersebut pasti akan tercapai. Tapi, hal ini juga ditunjang oleh baiknya Inspektorat di daerah. “Inspektorat bagus, maka semua target menuju WTP pasti akan tercapai.
Diharapkan Inspektorat dalam melakukan kinerja mesti tegas. Begitu pula mereka yang diperiksa, harus proaktif, dan jangan ada kata dan sikap pandang enteng karena ini untuk kebaikan semua,” pungkas Onibala.(Jay)




















