Sejumlah PPS dan PPK Terancam Dicopot

Tomohon – Tahapan Pemilihan Umum Legislatif (Pemiluleg) tahun 2014 di Kota Tomohon segera tuntas. Dari evaluasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tomohon, terdapat beberapa oknum PPS dan PPK dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan maksimal, dengan demikian KPU berniat untuk melakukan evaluasi kembali terhadap posisi penyelenggara Pemilu ini.

“Dengan sangat terpaksa harus kami sampaikan bahwa dalam evaluasi yang dilakukan KPU Tomohon ada beberapa oknum PPK dan PPS yang tidak maksimal dalam menjalankan tuga saat Pemilug lalu. Sementara peran mereka sangat strategis apalagi dalam menghadapi tahapan Pemilihan Presiden bulan Juli nanti. Oleh sebab itu kami mohon maaf jika ada PPK dan PPS yang harus dicopot atau di rolling untuk posisi pimpinan,” kata Komisioner KPU Tomohon, Stenly Kowaas, SP.

Ia mengatakan, sudah saatnya KPU Tomohon menerapkan punishment bagi mereka yang tidak maksimal dalam menjalankan tugas, sementara untuk mereka yang bekerja keras akan diberikan penghargaan.”Jadi janganlah kita mengeneralisir bahwa seluruh pelaksana Pemilu di Tomohon tidak maksimal bekerja, kondisi tersebut sangat tidak tepat karena yang ada hanya bersifat kasuistik saja. Karena buktinya ada KPPS, PPS dan PPK yang sukses menjalankan tugasnya dengan maksimal, jangan sampai hanya noda kecil merusak keseluruhan, saya siap pasang badan membela bagi mereka yang bekerja maksimal,” kata dia.

Untuk itu dia berharap agar setiap penyelenggara Pemilu di Kota Tomohon dapat meningkatkan koordinasi, sebab kesuksesan dalam proses Pemilu turut dipengaruhi oleh fungsi koordinasi yang berjalan baik.”Kedepan masih ada tahapan yang akan kita hadapi yakni Pilpres bahkan Pilwako, saya berharap kita bekerja profesional, bekerja maksimal serta terus mengedepankan posisi sebagai penyelenggara Pemilu yang objektif, bermartabat dan berkualitas sehingga setiap tahapan yang dilakukan bisa berlangsung berkualitas,” tukasnya.(Maria Wolajan)

Tinggalkan Balasan