
Manado – Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang (SHS) saat memimpin langsung ribuan peserta Gerakan Manado Bangkit (GMB) pada Sabtu (08/02/2014) lalu, mengingatkan, agar seluruh warga yang bermukim di bantaran sungai, untuk tidak lagi menempati lokasi tersebut, pasca bencana banjir, Rabu (15/01/2014) lalu.
“Warga yang bermukim di bantaran sungai tidak bisa lagi menetap disana. Hal itu juga yang diperintahkan Bapak Wakil Presiden ketika mengunjungi daerah ini beberapa waktu lalu. Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan rumah susun untuk warga tersebut, mudah-mudahan paling lambat bulan depan sudah bisa kita mulai pembangunannya tergantung penyiapan lahan oleh Pemkot Manado. Warga yang nantinya akan menempati rumah susun tersebut diprioritaskan bagi para korban dan diberikan secara gratis”, ujar Gubernur pilihan pertama masyarakat Sulut tersebut.
Ketika diwawancarai usai kegiatan tersebut, Gubernur Sarundajang mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dan terlibat dalam kegiatan ‘Manado Bangkit’, “Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi Gerakan Manado Bangkit pada hari ini,”katanya.
Gubernur berharap, kegiatan seperti ini dapat berlanjut karena berbicara tentang recovery pasca bencana tentunya tidak hanya dalam waktu yang singkat. “Mudah-mudahan ada pihak-pihak lain juga yang dapat melaksanakan atau menggagas aksi seperti ini”, ujar SHS.

























