Minahasa – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Tondano, bakal memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) “Lomba Putar Dodutu”, melibatkan peserta 1.010 siswa/siswi sekolah setempat.
Pemecahan Rekor MURI ini akan digelar Rabu 06 Maret 2019, bertempat di lapangan SMA Negeri 3 Tondano, yang akan dimulai pada pukul 08.00 WITA, yang diawali dengan ibadah syukur HUT ke-10.
Ketua Panitia HUT ke-10 SMA Negeri 3 Tondano Jonly F Sumalu SPd MAP menjelaskan, pada perayaan puncak nanti, para peserta akan mengenakan pakaian Petani tradisional Minahasa.
“Semua guru juga akan mengenakan pakaian adat Minahasa. Acara puncak nanti akan diawali dengan ibadah syukur bersama, kemudian pagelaran seni dan budaya berupa Tari Maengket, Katrili dan Kabasaran, Musik Kolintang. Selanjutnya penyerahan Piagam pemecahan Rekor MURI, performance artis Bastilano dan Smart Reborn Band,” pungkasnya
Sementara, Kepala SMA 3 Tondano Drs Deny J M Pakasi mengatakan, di HUT ke-10 ini pihaknya mengangkat tema budaya Minahasa, yakni “Memupuk Pelestarian Nilai Budaya Minahasa di Era Milenial”, dimana anak-anak didik diajak melestarikan budaya Minahasa.
Jaman dulu ada budaya “Lomba Putar Dodutu” di Minahasa, dimana filosofi dari kegiatan ini adalah nilai kesabaran, kekuatan, persatuan dan gotong royong, yang memang sudah ada sejak jaman dahulu di para leluhur kita.
“Kita harus membiasakan kembali kepada generasi muda untuk cinta budaya dan melestarikan budaya. Mengingatkan kepada kaum milenial agar menghargai budaya dan jangan sampai budaya Minahasa ini hilang ditelan zaman,” kata Pakasi.(fernando lumanauw)




















