
Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor komoditi cengkih ke Belanda. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng mengatakan cengkih yang diekspor ke Belanda sebanyak 10,6 ton.
“Cengkih sebanyak 10,6 ton tersebut mampu menghasilkan devisa bagi daerah sebesar US$154.265,” kata Atteng. Dikatakan Atteng, cengkih merupakan komoditi unggulan Daerah Nyiur Melambai.
“Keunggulan ini perlu dijaga dan dikembangkan karena komoditi cengkih asal Sulut sangat berbeda dengan cengkih di daerah lain,” jelasnya.
Lanjut ia katakan, kualitas cengkih Sulut memang diatas rata-rata dan memiliki aroma yang khas. Produksi cengkih tahun ini, memang kurang karena tidak ada panen raya, namun tidak menutup kemungkinan permintaan dari negara lain akan terus berdatangan.
Saat ini, harga cengkih di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya dengan harga Rp136.000 per kilogram.(Nancy)























