
Manado. Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor komoditi unggulan daerah yakni emas cokelat julukan untuk produk cengkih ke Jepang.
“Komoditi cengkih yang diekspor sebanyak 750 kilogram,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng.
Dikatakan Atteng, cengkih sebanyak 750 kilogram tersebut mampu menghasilkan devisa bagi daerah sebesar US$16.500.
“Cengkih Sulut dibeli oleh Jepang dengan harga US$ 22 per kilogram atau sekitar Rp200.000 per kilogram,” katanya.
Kata Atteng, dengan harga yang cukup tinggi ini juga diimbangi dengan kualitas produk yang cukup baik.
“Cengkih yang diekspor ke Jepang tersebut yakni cengkih dengan kualitas pilihan atau yang paling baik,” katanya.
Jadi, katanya petani jangan khawatir karena produk cengkih asal Sulut sangat diminati masyarakat luar negeri.
Ditambahkannya, saat ini harga cengkih di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya berada dikisaran Rp135.000 per kilogram.(Nancy Tigauw))




















