Manado – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor tepung kelapa ke Australia dan Belanda sebanyak 38,1 ton.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Febby Karambut mengatakan tepung kelapa yang diekspor ke Australia dan Belanda tersebut rutin dilakukan.
“Ekspor tepung kelapa kedua negara tersebut rutin dilakukan karena permintaannya cukup tinggi,” katanya kepada Cybersulutnews.co.id.
Katanya, tepung kelapa yang diekspor ke Australia sebanyak 12,7 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi daerah sebanyak US$21.000.
Lanjut ia katakan, Tepung kelapa ke Belanda sebanyak 25,4 ton dengan nilai US$42.000.
“Pengiriman komoditi tepung kelapa kedua negara tersebut secara kontinue dilakukan karena dijadikan bahan baku membuat kue dan makanan lainnya,” jelasnya.
Pihaknya berharap, kualitas produk kita akan semakin tinggi dan mampu bersaing dengan negara lain.
“Kami akan berusaha mencari pasar baru sehingga eksportir mampu mengembangkan produknya,” katanya.(Nancy tigauw)




















