Tanpa Sebab, 2 Oknum Polisi Ini Aniaya Warga Malalayang

Manado – Stevanus Komansilang (18), warga Malalayang Satu Barat, Lingkungan I, Kecamatan Malalayang, akhirnya melaporkan kasus penganiayan dirinya di Polresta Manado, Rabu (01/07/2015).

Korban yang didampingi Penasihat Hukum (PH), Adi Repi SH, melaporkan kasus ini ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Dalam laporan tersebut menuturkan kejadian tersebut terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 04.00 Wita, (27/6) pekan lalu. Dimana pada saat itu, korban bersama istrinya yang sedang hamil, hendak pulang kerumah dari kawasan Mega Mas. Saat keluar dari pos parkir, tiba-tiba mobil korban dicegat oleh oknum anggota Polda Sulut yang mengendarai mobil Toyota Kijang Grand DB 8124 YN, bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam club mobil Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI).

Kemudian oknum Polisi ini mengetuk pintu mobil korban dan mengatakan “turung ngana babi”. Merasa terancam, korban pun langsung menurunkan kaca mobil. Nah, saat korban menurunkan kaca mobil korban langsung ditarik keluar dari dalam mobil.

Pada saat itulah korban, langsung dikeroyok oleh rekan-rekan oknum Polisi ini, serta ikut juga mengeroyok oknum anggota Polisi di Polres Minsel yang diketahui biasa dipanggil Leo. Tanpa perlawanan, akhirnya korban pun dikeroyok sampai jatuh ke aspal. “Saya tidak tahu kalau ada masalah apa, sehingga saya dikeroyok,” tutur korban.

Untung saja, pada saat itu istri korban
yang dalam keadaan mengandung
langsung turun dari dalam mobil, dan berteriak-teriak minta tolong sehingga para pelaku, langsung kabur meninggalkan korban.

Dari hasil laporan ini PH korban Adi Repi SH, mengatakan bahwa laporan ini akan dikawal agar bisa ditangani dengan baik oleh pihak Polresta Manado, sampai para pelakunya bisa ditangkap. “Kami akan mengawal kasus ini, karena diduga 2 pelaku adlaah oknum anggota Polisi. Dan kami minta, kasus ini bisa ditangani sampai tuntas,” terang Repi.

Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi, ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Bartholomeus Dambe, membenarkannya. “Laporan ini sudah kami terima, dan secepatnya petugas kami akan melakukan pemeriksaan, untuk mencari tahu ciri-ciri para pelaku,” tanda Dambe.(Ay)

Tinggalkan Balasan