Tingkatkan Nilai Tanaman Kelapa, Toemandoek Gagas Coconut Day

Manado – Dinas Perkebunan Sulawesi Utara menggagas kegiatan hari kelapa (Coconut Day). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai dari tanaman kelapa dalam Sulawesi Utara.

Kepala Dinas Perkebunan Sulut, Ricky Toemandoek kepada wartawan, Senin (18/07) mengatakan, kegiatan coconut day nantinya akan dipamerkan produk-produk yang berasal dari kelapa. “Coconut day nantinya akan menampilkan produk olahan kelapa dalam Sulut seperti minyak kelapa, berbagai penganan berbahan kelapa, kerajinan dan lainnya,” ungkap Toemandoek.

Tanaman kelapa sebagai ikon daerah Nyiur Melambai, lanjut Toemandoek perkembangannya sampai saat ini cukup menggembirakan. Namun tingkat pendapatan masyarakat khususnya petani kelapa belum meningkat seperti yang diharapkan. “Karena itu, melalui kegiatan coconut day ini, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomis dari produk tanaman kelapa yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulut,” kata Toemandoek.

Ditambahkannya, kegiatan Coconut day akan dilaksanakan pada tanggal 23 September bertepatan dengan HUT Provinsi Sulut. “Semua hal berkaitan dengan kegiatan coconut day ini sementara kami siapkan,” imbuhnya.

Diketahui, dalam membangun suatu daerah akan sangat ditentukan oleh potensi yang dimiliki. Sulut sendiri memiliki potensi di sektor pariwisata, pertanian dan perkebunan. Sadar dengan hal tersebut, maka Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (OD-SK) dalam menentukan arah kebijakan pembangunan mengaku akan bertumpu kepada potensi daerah yang berpeluang dikembangkan, salah satunya sektor perkebunan yakni kelapa, cengkih dan pala. OD-SK bahkan bertekad melakukan revitalisasi tanaman kelapa.

Tinggalkan Balasan