Tomohon–Investor yang menanamkan modal investasi di Kota Tomohon bisa dikatakan minim. Pasalnya, sampai saat ini hanya 12 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berinvestasi di Kota Tomohon. Sayangnya, dari semua investor yang menanamkan investasi di kota itu, sebagian besar dikelolah oleh pemerintah yang masuk dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan bukan dari pihak swasta.
Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kota Tomohon, Daniel Pontonuwu mengakui jika selama ini hanya 12 PMDN yang masuk dimana sebagian besar perusahaan dikelolah oleh BUMN.
“Perusahaan yang berinvestasi di Tomohon adalah PLN, Pertamina dan juga 10 perbankan,” ujar Pontonuwu kepada wartawan, Senin (23/6) .Disinggung soal nilai Penanaman Modal Asing (PMA) yang masuk ke Kota Tomohon, Pontonuwu mengakui belum ada. Hal ini sangat ironis mengingat pada tahun-tahun sebelumnya, Kota Tomohon pernah dilirik oleh sejumlah investor luar negeri. Salah satunya adalah negara Korea yang pernah menyatakan siap berinvestasi dalam bidang tanaman holtikultura.
Investasi luar negeri di Tomohon hanya PT Air, namun belum jalan. Sementara untuk investasi lainnya yang akan masuk, itu tergantung tindaklanjut dari SKPD bersangkutan,” jelasnya.
Untuk menindaklanjuti nilai investasi yang masuk, Pontonuwu mengatakan, Pemkot Tomohon pada pekan depan akan melakukan pemantauan terhadap perusahaan dalam negeri yang melakukan investasi di kota ini. “Pekan depan kita akan melakukan pemantauan langsung di lapangan bagi perusahaan itu,” tambah Pontonuwu.(maria wolajan)




















