Manado – Ketika umumnya Kepala Daerah di Sulut menghendaki wartawan hanya memuat berita yang baik-baik saja, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw justeru sebaliknya.
Kandouw saat melakukan pertemuan dengan wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS), Rabu (08/06), meminta kalangan pers mengkritik berbagai program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut. Kritik itu sangat dibutuhkan untuk perbaikan program pemerintah yang selalu diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
”Saya minta teman-temanan mengkritik berbagai program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Agar program-program tersebut dapat diperbaiki demi kesejahteraan rakyat.
Kami terbuka dengan kritik, namun tetap saya ingatkan kritik tentu haruslah yang bersifat konstruktif dengan solusi-solusi yang efektif sehingga pemerintah dapat memperbaiki program yang ada,” ujar Wagub.
Menurut Wagub, ia sangat menyadari peran dan posisi pers sebagai pilar keempat demokrasi sangatlah strategis.
“Selain kritik, saya juga minta pers untuk fair, terbuka, objektif dan memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik dalam membuat berita khususnya berita terkait pemprov Sulut,” pinta Wagub.
Dalam pertemuan yang digelar di ruang Mapalus kantor Gubernur ini, Wagub juga meminta masukan wartawan terkait pejabat yang pantas masuk dalam kabinet OD-SK.
Wagub mengharap wartawan untuk menyampaikan kepadanya rapor para pejabat. Namun Wagub mewanti-wanti agar penilaian yang diberikan wartawan kepada pejabat haruslah objektif. “Harus benar-benar jujur apa adanya bukan karena faktor like or dislike supaya tidak ada yang merasa diuntungkan atau dirugikan dari penilaian ini,” ingatnya.
Pada kesempatan ini Wagub menjawab dan menanggapi secara lugas masukan dan saran yang disampaikan Donny Aray Kompas TV, Budi Rarumangkay Sulut Online, Jemsy Tuju cybersulutnews.co.id, Richard Poli Berita Manado, Tonny S Manadotoday dan Rolf Lumintang Harian METRO.
Adapun topikbyangbditanyakan di antaranya bidang pariwisata, kavling proyek tim sukses hingga kinerja dan friksi diantara pejabat. “Semua itu akan menjadi kajian dan pertimbangan yang akan ditindaklanjuti,” tegas Kandouw yang kerap disebut ‘Ahok’ dari Sulut.
Turut hadir Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumemdomg MSi, Karo Umum Jemmy Ringkuangan AP MSi dan Kabag Humas Roy Saroinsong SH.



















