Wah Petugas Vaksin Rabies Dicuekin Warga Mitra

Mitra -Petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengaku menemui banyak kendala saat melakukan vaksin rabies untuk ternak anjing.

Menurut, Jemmy Poluan dan Tinus Sojawan, kendala yang paling sering dialami adalah tidak pro aktifnya pemerintah desa (Pemdes) dalam mendampingi mereka saat turun melakukan vaksin.

“Disinilah kami kesulitan, sebab kami tidak mengetahui mana saja warga yang memiliki ternak anjing,” kata Tinus dan Jemmy saat melakukan vaksin di Desa Silian Barat, Kecamatan Silian Raya.

Dikatakan mereka, tiga hari sebelum turun lapangan surat pemberitahuan sudah disampaikan ke pemerintah desa setempat. Namun, seakan tak digubris.

“Mereka memang menerima kehadiran kami. Hanya saja untuk pendampingan, secara umum tidak dilakukan pemerintah desa di daerah yang kami kunjungi. Yang ada mereka sebatas melakukan penyampaian lewat pengeras suara,” tutur Poluan.

Lanjut dia, saat melakukan vaksin di enam kecamatan di wilayah Tombatu Raya, yang apling pro aktif adalah pemerintah desa di Kecamatan Touluaan Selatan. Dimana selain hukum tua, perangkat desa baik itu kepala jaga, meweteng dan linmas ikut mendapingi mereka saat melakukan vaksin.

“Yang kami dapati di lapangan, pemerintah desa di Kecamatan Silian Raya yang paling tidak pro aktif melakukan pendampingan,” tukasnya seraya menambahkan, untuk vaksin rabies ini secara rutin dilakukan setiap enam bulan sekali.

Sejak Januari hingga Maret ini, di wilayah Tombatu Raya tercatat sudah ada 8-10 ribu ternak anjing yang di vaksin rabies.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan

News Feed