Meski Tak Kunjung Ditelepon Jokowi, SHS Mengaku Berdoa untuk Suksesornya

Manado – Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mengatakan, banyak prediksi dirinya akan masuk dalam Kabinet Jokowi –JK, namun terangnya, sampai detik ini belum ada konfirmasi terkait hal tersebut.

“Saya tidak pernah mendapat telepon dari pak Jokowi. Itu artinya saya harus fokus untuk menyelesaikan jabatan saya sampai tahun depan,”ujar SHS.

SHS kemudian “Curhat” bagaimana dirinya tiap hari terus berdoa agar Tuhan menunjukan calon Gubernur yang baik bagi masyarakat Sulut. “Saya berdoa tiap hari kiranya Tuhan menunjukan siapa gubernur selanjutnya. Pasti ada tapi belum muncul, padahal saya sudah mengimbau untuk segera menyampaikan visi dan misi sebab tahapan Pilkada mulai bulan Desember 2013 hingga bulan Juni 2015 mendatang. Mudah-mudahan kita mampu melahirkan gubernur dan wakil gubernur yang baik demi masyarakat Sulut,” katanya.

SHS kemudian mengingatkan tentang ajakan Presiden terpilih, Ir Joko Widodo, untuk terus bekerja dan bekerja demi kemajuan bangsa. Ajakan ini dikatakan Jokowi saat acara Sertijab dalam rapat paripurna istimewa Dewan RI di Jakarta, Senin (20/10/2014).

“Iya, tahun depan kita memasuki pasar bebas ASEAN. Karenanya, imbauan pak Presiden Jokowi dalam pidatonya saat Sertijab untuk terus bekerja sangat relevan dan merupakan jawaban atas semua persoalan di Indonesia. Karena tidak ada resep ajaib untuk mengatasi segala kepetingan umum di Indonesia selain kerja keras,”jelas SHS usai nonton bareng Sertijab Presiden dan Wakil Presiden bersama Wakil Gubernur (Wagub) DR Djouhari Kansil dan Sekdaprov Sulut Ir SR Mokodongan atau lebih dikenal dengan sebutan “Golden Triangle” yang juga dihadiri Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan dan seluruh pejabat eselon 2 Pemprov Sulut di ruang Mapaluse kantor gubernur.

Tinggalkan Balasan