Minut – Jaman memang sudah edan! Itulah yang bisa diucapkan ketika mendengar sepasang kakak dan adik kandung keperogok warga sedang berhubungan intim. Hal ini terjadi di Pulau Bangka, tepatnya di Desa Lihunu Kabupaten Minahasa Utara, Senin (23/02) lalu.
Dari penuturan sejumlah warga Desa Lihunu yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkap jika peristiwa biadab ini terjadi sekitar pukul 14.00 wita. Sandara kandung ini adalah IL, pria berusia 24 dan kakak perempuanya SL, 27 tahun.
Dua insan ini diperogoki tante atau bibi mereka yang merupakan saudara kandung dari ibu mereka. Saat ditemukan, SL dan IL memang sedang bersetubuh. Sesaat setelah ditemukan, SL dan IL langsung digiring ke Kepala Desa (Kumtua).
“Kepada kepala desa, mereka mengaku sudah khilaf dan tidak mampu menahan nafsu lagi. Mereka suka sama suka,” jelas sumber.
Kumtua Lihunu Ventje Johandatang saat dihubungi via ponselnya membenarkan kejadian memalukan itu.
“Mereka memang kakak-beradik kandung, yang kakak 19 tahun lalu tinggal di Jawa. Dia pulang, karena ayahnya meninggal dunia, dan terjadilah peristiwa memalukan itu,” kata Vence.
Karena mendapat tekanan dari para tokoh agama, lanjut Kumtua, wanita SL dan adiknya IL, dipisahkan sejauh-jauhnya dari Desa Lihunu.
“Mereka harus keluar dari sini, tadi malam mama mereka sudah mengusir IL, sedangkan kakaknya SL, sudah dibelikan tiket, dan akan kembali ke Jawa,”tandasnya.
Dilain pihak, Kapolsek Likupang AKP Saguh Rianto saat dikonformasi hal itu, mengaku sudah menurunkan anggota, lakukan kross-cek di Desa Lihunu.
“Kasus itu benar-benar terjadi, keduanya sudah ditangani kepala desa secara kekeluargaan. Ini merupakan Delik Aduan, yang mana tak ada pihak berkeberatan, atau dirugikan. Tapi jika ada yang keberatan, kami tunggu laporannya,”ungkap Saguh.(eca namangge)



















