Minahasa – Saat perayaan HUT TNI ke-70 di Kabupaten Minahasa yang ditandai dengan upacara oleh Kodim 1302 Minahasa, di lapangan Manguni Sasaran Tondano, Senin (05/10), Perusahaan Listrik Negara (PLN) justru padamkan listrik disaat kegiatan masih sementara berlangsung.
Alhasil, sisa kegiatan yang turut dihadiri Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi serta anggota Forkopimda Minahasa, Minsel, Mitra dan Kota Tomohon tersebut berlangsung tanpa ada pengeras suara.
Salah satu anggota Kodim 1302 Minahasa, Jhoni Bura mengatakan, sebelum kegiatan ini berlangsung pihaknya sudah menghubungi pihak PLN terlebih dahulu memohon agar tidak ada pemadaman listrik di lokasi pelaksanaan upacara.
Namun faktanya, PLN tetap melakukan pemadaman listrik tanpa konfirmasi terlebih dahulu apakah acara sudah selesai atau belum.
“Pak tolong kenapa ada pemadaman listrik di lokasi upacara HUT TNI, kan sudah ada pemberitahuan terlebih dahulu agar tidak ada pemadaman di lokasi Sasaran Tondano karena ada acara upacara,” ucap Bura dalam percakapan via telepon dengan pihak PLN, yang memohon agar listrik kembali bisa dinyalakan namun tetap tidak ditanggapi.
Atas kejadian, sejumlah anggota TNI yang turut dalam acara ini mengaku kecewa dengan PLN karena tidak memberikan prioritas pada kegiatan TNI ini, yang hanya berlangsung satu tahun sekali.
“Kan sebenarnya bisa dialihkan ke daerah lain, nanti dikembalikan ke jadwal pemadaman semula bila acara sudah selelsai. Apalagi yang hadir ini adalah pejabat-pejabat negara,” ujar salah satu anggota yang lain tersebut.
Sementara, pihak PLN hingga berita ini diturunkan belum dapat terkonfirmasi terkait pemadaman listrik ini.(fernando lumanauw)




















