Minahasa – Angin kencang yang mulai bertiup di Kabupaten Minahasa secara khusus di Kota Tondano akibat dampak cuaca ekstrim yang tejadi belakangan ini, mulai menimbulkan korban material.
Akibat angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Tondano, Minggu (18/10) siang, menyebabkan pohon tumbang dan menimpah sebuah rumah milik warga di Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara, tepatnya di kompleks Stadion Maesa Tondano, atau samping gedung Wale Ne Tou Tondano.
Pantauan Cybersulutnews.co.id, kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.30 wita ini menyebabkan rumah warga yang sementara direhap tersebut rusak parah, bahkan sejumlah perabot dalam rumah ikut rusak karena tertimpah.
Menurut Rivo Gosal (29), tetangga rumah korban mengatakan, saat itu dirinya belum lama pulang dari beribadah di Gereja, tiba-tiba angin cukup kencang yang sedari pagi hari bertiup itu menumbangkan sebuah pohon yang cukup besar yang berdiri ditengah pembatas jalan dua jalur masuk Stadion Maesa Tondan dan mengenai rumah warga ini.
“Angin memang kencang dari pagi tadi, tiba-tiba pohon didepan rumah yang ditanam pemerintah itu tumbang dan mengenai rumah bagian depan milik korban,” ujarnya yang kala itu ikut membantu keluarga korban membersihkan dahan-dahan pohon tumbang tersebut.
Menurutnya, pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke pihak pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah setempat.
Beruntung dalam kejadian ini tak ada korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara, pihak Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa, Johanes Pesi SIP ketika dokonfirmasi terkait hal ini, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dirinya mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan dari pemerintah Kelurahan setempat.
“Laporannya sudah masuk ke kami, namun karena saya masih di Kota Solo dalam kaitan tugas maka saya sudah arahkan bawahan saya untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” ujar Pesik.
Disinggung soal bantuan materi dari pemerintah, Pesik menambahkan bila pihaknya masih akan melihat kondisi fisik bangunan yang terkena pohon tumbang tersebut.(fernando lumanauw)




















