Minahasa – Bupati Minahasa, Dr Robby Dondokambey SSi MAP menegaskan bahwa, pendidikan adalah proses tulus untuk memuliakan manusia.
Hal ini ditegaskan Bupati kala menyampaikan amanat dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 di Kabupaten Minahasa, yang dilaksanakan di Taman God Bless Minahasa, Lapangan Dr Sam Ratulangi Tondano, Sabtu (02/05) pagi.
“Pendidikan bukanlah deretan angka di atas kertas laporan, melainkan proses tulus untuk memuliakan manusia. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia melalui sistem among. Sekolah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan harus menjadi rumah kasih sayang,” kata Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa, hakikat sekolah harus bertransformasi menjadi lingkungan yang penuh empati. Ia menyebut prinsip asah, asih, dan asuh sebagai kunci utama dalam membangun watak bangsa yang tangguh.
Membaca naskah sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Bupati juga menjelaskan bahwa, pemerintah kini tengah memprioritaskan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.
Strategi ini, menurutnya, menuntut perubahan besar yang dimulai dari interaksi di dalam kelas. Namun, utama dari semua itu, lanjut dia, adalah perubahan pola pikir.
”Kita butuh mental yang kuat dan misi yang lurus. Tanpa itu, kualitas pendidikan hanya akan berhenti sebagai angka kuantitatif pada laporan formalitas saja,” pungkasnya.
Turut hadir, Ketua TP-PKK Minahasa Martina Watok Dondokambey Lengkong SE, Wakil Bupati Vanda Sarundajang SS, serta Sekretaris Daerah Dr Lynda D. Watania MM MSi, serta jajaran Pemkab Minahasa.(Advetorial)





















