Masa Tenang Tidak Ada Aktivitas Menyangkut Pilkada, Kapolda Sulut: Bila Ditemukan Akan Ditindak Tegas

GELAR KONFRENSI PERS : Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung mengingatkan agar masyarakat tetap tenang menjelang tahapan pencoblosan yang tinggal dua hari lagi dilakukan.
GELAR KONFRENSI PERS : Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung mengingatkan agar masyarakat tetap tenang menjelang tahapan pencoblosan yang tinggal dua hari lagi dilakukan.

Manado – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Kapolda Sulut), Brigjen Pol Wilmar Marpaung, meminta kepada masyarakat Sulut untuk tetap tenang dalam menghadapi tahap pemungutan suara di Pemilu serentak yang tinggal dua hari lagi dilaksanakan.

“Kepada seluruh kalangan masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dalam menghadapi Pemilu yang tinggal dihitung dengan hari. Karena dua hari ini adalah masa tenang, jadi masyarakat diminta untuk tenang,” kata Kapolda Sulut kepada sejumlah wartawan, Senin (7/12/2015) sore, di Mapolda.

Ditambahkan Kapolda Marpaung, bila masih ada sejumlah kalangan masyarakat yang berani melakukan aktivitas menyangkut Pilkada di masa tenang ini, akan ditindak tegas oleh pihaknya. Apalagi melakukan demo. “Itu tidak boleh. Polisi tidak akan memberikan izin. Bila ditemukan akan ditindak tegas. Kita tidak main-main. Ini adalah peringatan,” tegas Kapolda.

“Karena hal itu akan mengganggu konsentrasi, sehingga dapat menimbulkan situasi yang tidak kondusif. Kepada masyarakat diharapkan untuk dapat membantu polisi dalam menciptakan situasi kondusif menjelang pencoblosan. Di masa tenang ini pula diharapkan agar masyarakat bisa merenung dan memilih siapa paslon yang akan dipilih,” sambungnya.

Untuk menciptakan situasi aman menjelang tahap pemungutan suara, pasukan Polda Sulut dan jajaran pun telah melakukan status siaga satu. Dimana, ratusan anggota polisi dengan senjata lengkap telah melakukan penjagaan ekstra ketat 1X24 jam di setiap daerah yang ada di Sulut.

“Pilkada serentak ini harus aman. Itu merupakan harga mati. Minggu kemarin kita sudah tingkatkan status menjadi siaga satu. Jadi tidak ada libur. Semua personil siaga. Pergeseran pasukan sudah kita lakukan pagi tadi,” terangnya. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan