Dua Hari Menghilang, Opa Jules Lewu Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Tondano

Tak Berkategori

Minahasa – Tim gabungan SAR Minahasa dan Polres Minahasa melalui berhasil mengevakuasi jenazah opa Jules Lewu (83), warga Wawalintouan Lingkungan IV, Kecamatan Tondano Barat, yang ditemukan tak bernyawa di Sungai Tondano, tepatnya samping BRI Kantor Cabang Tondano, Minggu (10/02) sore, sekitar pukul 16.30 WITA.

Informasi diperoleh Cybersulutnews.co.id, penemuan mayat ini berawal ketika salah seorang remaja, Kay Supit (14), warga Kelurahan Rerewokan Lingkungan IV Kecamatan Tondano Barat, bersama beberapa temannya, bermaksud hendak bermain Skateboard di Taman God Bless Minahasa Lapangan Dr Sam Ratulangi Tondano.

Tiba-tiba, saat mereka milintas jembatan, tepatnya samping Kantor Cabang BRI Tondano, mereka melihat sesosok mayat hanyut di Sungai Tondano. Melihat sesosok mayat, mereka pun kaget dan berteriak mayat.

“Waktu kami berada di atas jembatan, kami kaget karena melihat ada mayat mengapung dia sungai. Kami pun langsung berteriak mayat mayat, sehingga orang-orang kemudian berkumpul melihat ke sungai,” terang saksi mata tersebut.

Disaat bersamaan, datang perahu berwarna orange mendekat kearah mayat tersebut kemudian mengangkatnya dan selanjutnya mayat tersebut di bawah ke kompleks Pasar Bawah Tondano, diangkat warga yang berada di tempat tersebut.

Mendapat informasi warga, Tim SAR Minahasa dibawah pimpinan langsung Jefry Mambu dan Unit Jatanras Satuan Reskrim bersama Piket SPKT dan Tim Indetifikasi Polres Minahasa, langsung ke tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan, yang selanjutnya membawa jenazah ke Rumah Sakit Umum Dr Sam Ratulangi Tondano.

“Mendapat informasi warga, tim gabungan langsung ke TKP dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit,” kata Mambu.

Sementara, informasi diperoleh dari pihak keluarga korban, yakni anak korban Serly Lewu mengatakan, ayahnya pamitan keluar rumah pada Jumat (08/02) lalu sekitar pukul 20.45 WITA, dengan maksud ingin pergi ke acara duka di rumah anaknya yang lain di Kelurahan Roong Kecamatan Tondano Barat.

“Sejak keluar rumah saat itu, ayah kami tidak ada kabar lagi. Kami keluarga kemudian melakukan pencarian, tapi tidak ketemu sampai akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia di Sungai Tondano,” ujar anak korban yang tampak terpukul dengan kejadian tersebut.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan