Minahasa – Sekretaris Daerah Kab. Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, memimpin rapat bersama Forum Penataan Ruang (FPR), Jumat (06/04), bertempat di uang rapat Kantor Bupati, Tondano.
Dalam rapat ini, Sekda Watania membahas bagaimana menjadikan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
Tujuan pembahasan ini nantinya untuk terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan, terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya lainnya.
“Tujuan kita adalah, mewujudkan ruang wilayah yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan. Jadi, ini perlu dan penting ditindaklanjuti di Kabupaten Minahasa,” tandas Watania.
Mengingat pentingnya tata ruang, FPR secara berkala wajib melakukan koordinasi atas penerapan hasil rapat FPR.
“Oleh karena itu, saya meminta seluruh stakeholder agar menjaga koordinasi dan kolaborasi yang efektif antara berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat setempat, demi terwujudnya cita-cita ini,” tukasnya.
Sementara, FPR sendiri merupakan wadah di tingkat pusat dan daerah, yang bertugas membantu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memberikan pertimbangan terkait Penyelenggaraan Penataan Ruang.
Rencana umum tata ruang merupakan perangkat penataan ruang wilayah yang disusun berdasarkan pendekatan wilayah administratif yang secara hierarki terdiri atas RTRW nasional, RTRW provinsi, dan RTRW kabupaten/kota.
Turut hadir dalam rapat ini, Kepala Bappelitbangda Philip Siwi SE, Kadis PUPR Daudson Rombon ST, Kadis Pertanian Dr Ir Margarita Ratulangi, Kadis Lingkungan Hidup Drs Vicky Kaloh, Kadis PMPTSP Mekry Sondey SE, Camat Mandolang dan Camat Tombulu Shanty Lengkong SSTP.(fernando lumanauw)




















