
Bitung – Fenomena politik dinasti yang sedang marak di negara ini sekarang, ternyata juga berlaku di Bitung.
Bedanya di Bitung saat ini, bukannya politik dinasti, tapi dinasti birokrasi. Hal ini nampak saat pelantikan pejabat struktural eselon 3 dan 4, Senin (11/11) lalu yang dilakukan oleh Sekkot Bitung, Drs Edison Humiang MSi, dilantai 4 kantor walikota.
Pada pelantikan tersebut, Humiang melantik R Muhaling, yang kabarnya adalah adik ipar Sekkot Humiang, menjadi Camat Lembeh Utara, menggantikan Mayundu. Muhaling sendiri sebelumnya Kabid retribusi di Dinas Pasar.
“Ternyata yang terjadi tidak hanya politik dinasti, tapi juga dinasti birokrat,” ujar pengurus LSM Bendera, Raymond Lilir usai pelantikan pejabat tersebut. Juga turut dilantik pada kesempatan tersebut, sejumlah pejabata eselon 3 dan 4, diantaranya beberapa sekretaris Dinas.
Kepala BKD Bitung, Ferdinan Tangkudung mengatakan, proses pelatikan pejabat ini telah dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada, dengan memperhatikan berbagai aspek kelayakan, termasuk kepangkatan dan jenjang eselon. Menyangkut adanya ikatan keluarga, menurut Tangkudung, hal biasa dalam birokrasi, dan tidak menjadi masalah sepanjang tidak menyalahi aturan.
“Semua yang dilantik sudah memenuhi persyaratan. Jadi tidak ada masalah. Jabatan itu kepercayaan pimpinan, karena pimpinan yang menilai,” ujar Tangkudung.
Pelantikan ini sendiri didasarkan pada SK Walikota Birung nomor 821.2./BKD PP/SK/250/2013, tertanggal 11 November 2013. Adapun para pejabat yang dilantik diantaranya, Tresye Winerungan yang sebelumnya Inspktur Pembantu wilayah 2, jadi sekretaris inspektorat. Sadat Binabari, yang sebelumnya Kabid Pengawasan lingkungan di BLH, jadi sekretaris BLH, menggantikan Sutrisno yang pindah jadi sekretaris Dinas Pertanian. Mantan Camat Lembeh Utara, Mayundu jadi Inspektur Pembantu Wilayah 2. Selain itu, Rooroh Rompis yang sebelumnya sekretaris Dinas Pertanian, jadi Inpektur Pembantu Wilayah 1. (Hezky Goni)




















