Minsel,-Kepala Dinas Pendidikan Hendrie Lumapow, kepada sejumlah wartawan, mengatakan untuk Kurikulum tahun 2013 sudah ada beberapa sekolah yang menggunakannya, tetapi tidak semuanya sekolah di Minsel yang menggunakan kurikulum 2013 tersebut.Hal ini dikatakan Lumapow, karena dirinya menilai ada baiknya jika setiap sekolah langsung menggunakan kurikulum ini.
“Memang jika semua sekolah sudah menggunakan Kurkikulum ini, maka sekolah tersebut akan masuk dalam pilot projek dalam dunia pendidikan di daerah ini,”kata mantan camatan Amurang Timur ini.
Sedangkan kendala yang dihadapi oleh setiap sekolah di daerah ini, yakni pengadaan buku kurikulum, untuk siswa dan semua guru.
“Memang jika tidak ada buku kurikulum 2013, maka ini akan menjadi kendala.Jikapun pemerintah pusat , akan mengadakan buku, dan ternyata tidak diadakan penyaluran ke setipa sekolah, karena di Minsel sangat banyak sekolah, sehingga kami akan melakukan pengambilan dana lewat Bantuan Operasional Sekolah(BOS),”kata Lumapow.
Sebab menurutnya, pusat tidak menyediakan dana, melainkan hanya buku kurikulum.”Selebihnya, mereka beri solusi, bisa mengambil dana BOS, namun hanya lima persen saja,” kata dia.Ia menambahkan, yang jelas semuanya harus diadakan, dan harus menyentuh semua sekolah yang ada di Minsel.”Sebab memang semua metodenya berbeda, isinya juga berbeda, sehingga memang memerlukan bahan ajar yang baru juga,” jelasnya.
Laporan: Jufan Dissa




















