
Manado- Asset perbankan yang beraktifitas di provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga posisi November 2013 mencapai Rp29,34 triliun. Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut, Luctor Tapiheru mengatakan asset bank umum pada posisi November 2013 tercatat Rp29,34 triliun atau naik 13,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp25,88 T. “Sejalan dengan peningkat asset, DPK bank umum juga menunjukan pertumbuhan sebesar 10,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp17,63 triliun,” katanya.
Katanya, pertumbuhan Dana pihak Ketiga (DPK) tertinggi dicatat oleh Giro yang tumbuh mencapai 20,37 persen sementara tabungan dan deposito masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 9,52 persen dan 6,48 persen. Sementara itu, katanya pangsa DPK terbesar didominasi oleh tabungan yang memiliki share sebesar 48,36 persen dari total DPK sementara Deposito dan Giro masing-masing memiliki share sebesar 31,19 persen dan 20,45 persen. Lanjut ia katakan sampai November 2013 jumlah jaringan kantor bank umum di Sulut, mencapai 274 yang terdiri dari 258 jaringan kantor bank umum konvensional dan 16 jaringan bank umum syariah.
“Jumlah tersebut relatif meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dimana jaringan kantor bank umum di Sulut tercatat 259 yang terdiri dari 246 jaringan kantor umum konvensional dan 13 jaringan bank umum syariah.(nancy)


























