Minahasa – Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, menyempatkan diri hadir dan memberikan penguatan iman serta ucapan turut berbela sungkawa kepada keluarga besar Maisiow-Maindoka, atas meninggalnya Almarhum Jhony Maisiouw, tak lain ayah terkasih dari Camat Kakas Kabupaten Minahasa Jeffry Maisiouw SPt.
Ucapan bela sungkawa dan kata-kata penguatan penghiburan ini diucapkan Bupati JWS kala dirinya melakukan lawatan bersama Asisten I Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi dan jajaran Pemkab Minahsasa beserta para Camat di Minahasa, Minggu (16/10) siang.
“Atas peristiwa duka yang dialami keluarga besar Maisiouw-Maindoka ini, saya selaku Bupati Minahasa, keluarga dan seluruh jajaran menyampaikan turut berduka cita atas peristiwa duka ini. Kepada keluarga besar termasuk Camat Kakas Jeffry Maisiouw, Tuhan Yesus Kristus pasti memberikan kekuatan dan penghiburan sejati untuk menghadapi peristiwa ini,” ujar JWS.
Ucapan turut berbela sungkawa juga datang dari Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi. Tumundo dalam kesempatan ini atas nama pribadi, keluarga dan jajaran Bagian Humas dan Protokol Setdakab Minahasa, mengucapkan turut berduka cita kepada rekan sekerja, Camat Kakas Bapak Jeffry Maisiouw dan keluarga besarnya.
“Atas nama pribadi dan keluarga saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Doa dan harapan kami, Tuhan Yesus Kristus akan memberikan kekuatan dan penghiburan sejati buat keluarga besar Maisiouw-Maindoka yang berduka cita ini,” ungkap Tumundo.
Almarhum Jhony Maisiouw dipanggil menghadap Sang Pencipta, Kamis 13 Oktober 2016, sekitar pukul 17.10 Wita, di kediaman keluarga di Desa Tounelet Kecamatan Kakas.
Almarhum meninggal dunia dalam usia 68 tahun 20 hari, dan meninggalkan isteri tercinta Fietje Maindoka AMaPD, dengan 3 orang anak masing-masing Jefry Maisiouw SPt, Frangky Maisiouw dan Maikel Maisiouw SH dengan 4 orang cucu.
Almarhum yang tercatat sebagai Perangkat Desa Tounelet dalam jabatan Kaur Umum di masa tugasnya lalu, meninggal karena sakit kanker kelenjar getah bening dan sempat dirawat di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Almarhum dimakamkan pada Minggu (16/10) siang, di pekuburan Keluarga Maindoka-Kolang Kakas.(fernando lumanauw)




















