Banjir dan Tanah Longsor Melanda Minahasa, Ini Wilayah Yang Terdampak

Minahasa – Hujan deras disertai petir dan guntur yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa sejak sore hingga malam hari, pada Rabu (02/05), menyebabkan sejumlah wilayah mengalami banjir dan tanah longsor.

Informasi diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, laporan adanya banjir dan tanah longsor ini terjadi hampir bersamaan, sekira pukul 21.30-22.00 WITA malam tadi.

Banjir terjadi di desa Ranowangko II Kecamatan Kombi, Desa Tulap Kecamatan Lembean Timur, dan Desa Eris Kecamatan Eris. Dilaporkan, air masuk ke rumah warga, serta merendam sejumlah fasilitas umum, seperti rumah ibadah dan sekolah.

Kepala BPBD Minahasa, Lona Wattie SSTP MAP mengatakan, pihaknya langsung mengeluarkan tanda waspada kepada warga agar segera melakukan evakuasi diri dan tetap waspada dengan segala kemungkinan.

Menurutnya, pihaknya bersama Tim TAGANA Dinas Sosial, serta Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

“Kami telah mengerahkan seluruh personil untuk terjun langsung ke lokasi-lokasi banjir dan tanah longsor. Memang, berdasarkan informasi BMKG, cuaca ekstrim seperti hujan lebat ini akan melanda hampir seluruh wilayah Minahasa, sehingga Kami pun langsung mengeluarkan notif waspada. Dan benar, memang kondisi hujan cukup deras tadi malam,” ujarnya.

Sementara, Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi dan Sekretaris Daerah Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa agar tetap waspada dalam kondisi cuaca seperti ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, pak Bupati, ibu Sekda dan seluruh jajaran, kami meminta seluruh masyarakat agar tetap waspada, dan terus memantau info cuaca dari BMKG. Bila situasi dan kondisi di rumah dirasa bisa terkena banjir dan tanah longsor, kami anjurkan untuk mengungsi ke rumah saudara atau kerabat terdekat, untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa,” ujar Wattie mewakili Bupati dan Sekda.

Sementara, berdasarkan laporan PUSDALOPS BPBD Minahasa, sejumlah wilayah yang terjadi banjir dan tanah longsor yakni:

1. Toulimembet/Kakas: Banjir di lokasi jalan desa Toulimembet, longsor material yang terbawa air. 5 bangunan rumah dan jebol pondasi. Warga terdampak sementara di data

2. Papakelan/Tondano Timur: Banjir, terdampak sekira 50 rumah warga

3. Kombi: Banjir di Desa Kayubesi, Ranowangko II, Desa Kombi, Desa Kolongan. Berdampak di Fasilitas Umum Gereja dan Sekokah serta rumah warga.

4. Desa Tulap/Lembean Timur: Banjir menerpa rumah warga. Air Sungai Meluap

5. Banjir jalur ruas jalan Kiniar-Touliang

6. Longsor jalur ruas jalan Kayubesi – Seretan Timu

7. Longsor jalur ruas jalan Eris – Watulaney

8. Pohon tumbang dan banjir di Kelurahan Makalonsow Tondano timur: 5 rumah terdampak banjir dan 1 rumah terdampak tanah longsor

9. Longsor jalur ruas jalan Desa Maumbi-Seretan

10. Eris: Banjir depan indomaret Tandengan dan gereja GPDI Tandengan serta seluruh wilayah Desa Eris

11. Longsor ruas jalan Desa Telap

(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan