
Minahasa – Pasca diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Minahasa awal Tahun ini, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Minahasa menjamin, hal tersebut tak mempengaruhi ketersediaan stok beras di Tahun 2014 berjalan.
Kepada CSN, Jumat (21/02), Kepala BKP Minahasa, Ir Nelwan J Runtukahu menuturkan, stok beras produksi dalam daerah maupun ekspor dari Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Sulawesi Utara, tidak mengalami kendala, meski permintaan akan kebutuhan beras sedikit meningkat pasca bencana.
“Karena bencana terjadi di beberapa tempat di Sulut, otomatis kebutuhan akan beras sedikit meningkat, namun tidak sampai kehabisan stok karena hingga saat ini masih cukup,” ujar Runtukahu.
Dijelaskan Runtukahu, ketersediaan stok beras yang masih lebih dari cukup di Minahasa ini dibuktikan dengan masih banyaknya stok beras di tiga pasar besar di Minahasa, seperti pasar Tondano, pasar Langowan dan pasar Kawangkoan.
“Stok beras ini masih mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat Minahasa, meski kami tetap menghimbau warga di Kabupaten Minahasa untuk mengkonsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman, melalui pemanfaatan pekarangan rumah seperti jagung, pisang dan umbi-umbian,” kuncinya.(fernando lumanauw)




















