Minahasa – Guna pengembangan destinasi pariwisata, Monumen Benteng Moraya yang belakangan minim sentuhan, kini akan ditata oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menjadi Kampung Pariwisata.
Hal ini menyusul dilakukannya Rapat Koordinasi dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr Lynda D Watania MM MSi, Selasa (10/10), di ruang kerjanya.
Rakor yang khusus membahas Kampung Pariwisata Benteng Moraya ini, bertujuan untuk merumuskan kiat apa yang harus segera dilakukan untuk mengangkat pariwisata Minahasa, secara khusus aset bersejarah di Kota Tondano ini.
“Minahasa memiliki banyak lokasi wisata yang tak kalah menarik dari tempat lain di Indonesia, salah satunya Benteng Moraya. Beberapa rencana kedepan yang akan kita lakukan adalah pengembangan destinasi wisata Benteng Moraya, dimana nantinya pagelaran Pentas Seni dan Budaya daerah seperti Musik Bambu, Kolintang dan Maengket, akan dibuat iven,” terang Watania.
Lanjut kata dia, para penjual pinggir jalan yang selama ini menempati di depan lokasi Benteng Moraya, akan disediakan tempat didalam dan dijadikan tujuan wisata kuliner.
“Ini merupakan komitmen dari pak Bupati dalam merespon dan memajukan Destinasi Wisata yg ada di Minahasa,” pungkasnya.(fernando lumanauw)




















