BI: Pengaduan Nasabah Kepada Bank Terus Meningkat

Bank Indonesia
Bank Indonesia

Manado – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pengaduan nasabah kepada bank terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kepala Divisi Mediasi Perbankan Departemen Investigasi dan Mediasi Perbankan, Rudy Agus Purnomo Raharjo mengatakan sesuai laporan yang disampaikan Bank Umum kepada BI terdapat peningkatan yang signifikan pada tiga tahun terakhir ini.

“Pada tahun 2011 sebanyak 853.892 pengaduan, tahun 2012 meningkat menjadi 884.454 pengaduan dan sampai bulan Agustus 2013 telah mencapai 510.038 pengaduan,” katanya disela-sela Pertemuan Contact Person Perbankan dan Seminar Perlindungan Nasabah di Manado, tanggal 18-19 Agustus 2013.

Kata Rudy, katanya dari sekian banyak pengaduan yang paling banyak yakni sistem pembayaran.

“Ada sekitar 96 persen pengaduan dari sistem pembayaran yakni kartu kredit dan debit,” katanya.

Lanjut ia katakan, sejak tahun 2011 pengaduan sistem pembayaran sebanyak 826.712 pengaduan dan di tahun 2012 juga meningkat menjadi 847.936 pengaduan.

“Di tahun 2013 sampai triwulan II sudah sebanyak 493.494 pengaduan khusus sistem pembayaran,” jelasnya.

Katanya, selain sistem pembayaran juga penghimpunan dana, penyaluran dana, produk jasa dan lain sebagainya.

Katanya, peningkatan ini merupakan indikasi semakin tingginya kesadaran dan kebutuhan nasabah akan penanganan pengaduan dan penyelesaian sengketa perbankan yang patut dan layak.

Deputy BI Manado, Dudung Catur Setyadi mengatakan sampai periode saat ini, pengaduan nasabah di Sulut hanya sebanyak 37 pengaduan.

“Pengaduan ini paling banyak ke Bank Umum,” katanya.

Katanya, paling banyak pengaduan nasabah di Manado yakni masalah kredit baik suku bunga, anggunan dan registrasi.

Ditambahkannya, BI akan terus memfasilitasi serta mempertemukan dan mencari kesepakatan bersama baik bank maupun nasabah.(Nancy tigauw)