Mitra-Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Minahasa Tenggara dalam waktu dekat ini akan melakukan verifikasi kembali data kelompok tani. Pasalnya ada kelompok tani yang terdaftar tapi sudah tidak aktif.
Ini lebih dipertegas kepala BP4K Mitra Nasaruddin Manoso. Dia menjelaskan akan melakukan verifikasi data.
“ini dimaksudkan untuk meninjau kembali legalitas kelompok-kelompok tani yang telah terdaftar,” ungkapnya.
Menurutnya, tujuan validasi data kelompok tani untuk mengantisipasi jangan-jangan ada nama yang tercatat ganda. atau ada juga petani yang sudah meninggal namun masih terdaftar dalam kelompoknya.
“Intinya untuk pemuktahiran data kelompok tani saja,” jelas Manoso.
Dirinya pun tak menampik apabila dalam proses verifikasi ini ditemukan ada data kelompok tani yang tidak valid, maka kelompok tersebut akan di hapus dari daftar.
“Kalau datanya sesuai pastinya tetap dipertahankan. Namun bila nanti ditemukan datanya tak valid misalnya terdapat nama ganda, itu namanya kelompok tani ‘fiktif’ dan pastinya akan di hapus,” tegasnya.
Untuk diketahui, jumlah kelompok tani di daerah Mitra memang cukup banyak. Data yang dimiliki BP4K Mitra bahkan mencatat ada sebanyak 1006 kelompok tani yang terdaftar di daerah ini hingga 2014 ini.(Alfian Jay)




















