by

Bupati Sajow Resmikan Gedung Baru KPPT Minahasa

JWS beserta Perwakilan KPK-RI, Lutfhi Suhardi (paling kanan), perwakilan Pemerintah Canada, Renaldy Marti (kedua dari kiri) bersama para perwakilan, saat menggelar konferensi Pers di ruangan resepsionis KKPT yang baru.
JWS beserta Perwakilan KPK-RI, Lutfhi Suhardi (paling kanan), perwakilan Pemerintah Canada, Renaldy Marti (kedua dari kiri) bersama para perwakilan, saat menggelar konferensi Pers di ruangan resepsionis KKPT yang baru.

Minahasa – Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), meresmikan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT), sebagai centra pelayanan publik di Kabupaten Minahasa, Kamis (07/11).

Bangunan yang kini berdiri megah di belakang bangunan kantor Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Kabupaten Minahasa tersebut, ada berkat kerjasama dan bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Pemerintah Canada, SIPS, CIDA, Cowater International dan Komisi Pemberantasan Korupsi Repoblik Indonesia (KPK-RI).

Dalam sambutannya, JWS berharap dengan adanya KPPT yang lebih representatif ini, pelayanan terhadap masyarakat di Kabupaten Minahasa, khususnya soal perizinan mengenai usaha dan yang lainnya, dapat berjalan maksimal dan memuaskan seluruh rakyat Minahasa.

“Pada prinsipnya, setiap program pembangunan yang dilakukan Pemkab Minahasa, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa. Sehingga diharapkan gedung yang dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 2 Miliar ini dapat berfungsi secara maksimal sesuai peruntukkannya,” ujar JWS.

Lanjut dikatakannya, instansi-instansi terkait yang membidangi pengurusan perijinan dan administrasi pada KPPT, untuk pelayanan masyarakat, kiranya dapat maksimalkan kinerja pelayanan publik.

“Prioritaskan mutu pelayanan prima bagi warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan di meja pelayanan kantor, dengan sikap yang ramah dan murah senyum, serta hindari praktek pungutan liar,” ujarnya.

Sementara, Perwakilan Pemerintah Canada, Renaldy Martin juga memberikan apresiasi dan pesan bagi Pemkab Minahasa dengan adanya fasilitas publik yang baru ini.

“Ini baru langka awal, selanjutnya dikembangkan oleh emerintah setempat, kami berharap ini dapat berguna sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Apresiasi selanjutnya datang dari Perwakilan KPK-RI, Lutfhi Suhardi, yang juga ikut bertanda tangan dalam prasasti peresmian. Suhardi memberikan apresiasi bila dalam pelayanan KPPT langsung dilengkapi dengan Bank sebagai loket pembayaran langsung.

“Saya memberikan apresiasi atas fasilitas bangunan serta pelayanan gratis terhadap masyarakat dalam pengurusan izin, yang diterapkan Pemkab Minahasa. Pembayaran di atas meja pelayanan kerap kotor karena menimbulkan indikasi pungli, apa yang diterapkan Pemkab Minahasa di KPPT sangatlah baik dan semoga Minahasa menjad pilot projek pelayanan publik tanpa pungutan,” ujarya.(fernando lumanauw)

News Feed