Drainase Amburadul dan Rawan Banjir, Dinas PU Tomohon Cuek

Ennos Pontororing
Ennos Pontororing

Tomohon – Letak Kota Tomohon yang berada di dataran tinggi tak menjamin bebas dari ancaman banjir. Bukan hanya faktor alam dengan hujan yang terus-menerus, namun faktor human eror merupakan salah satu pemicu banjir.

“Drainase di banyak jalur sudah macet. Pemerintah sudah lama tak merehabilitasi sarana ini. Tak heran, hanya hujan sekejap, air sudah meluap ke jalan utama,” keluh Vecky Sualang, warga Matani.

Bukan hanya di pusat kota, di pinggiran kota menuju Kota Tomohon yakni di Kelurahan Kaaten, air selalu menggenangi rusa jalan yang dilalui kendaraan.

“Air yang turun dari perbukitan langsung jatuh ke bawah, tanpa ada saluran air. Otomatis langsung menggenangi jalan. Kami para sopir cukup was-was jika hujan turun lebat,” kata Markel, sopir jalur Tomohon-Tondano.

Meski sudah sering diberitakan media mengenai hal ini, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Tomohon, Ennos Pontororong berkelit jika mereka sudah memperbaiki drainase.

“Namun masyarakat harus bersabar karena dana pemeliharaan setiap tahunnya dialokasikan bergilir. Jadi kami kerjakan secara bertahap,” tukas Pontororing.(Maria Wolajan)