Butuh Relokasi, Terminal Tondano Tak Lagi Representatif

Terminal penumpang di Kota Tondano yang padat dengan kendaraan
Terminal penumpang di Kota Tondano yang padat dengan kendaraan

Minahasa – Terminal Penumpang di Kota Tondano, dinilai butuh direlokasi. Pasalnya, melayani 18 trayek, terminal angkutan umum satu-satunya di Kota Tondano ini, dinilai tak lagi representatif.

Setiap harinya, terminal yang hanya memiliki luas 8.553 meter persegi ini, harus dipaksa menampung 172 kendaraan yang aktif beroperasi setiap hari secara bergantian, dari total 362 angkutan umum yang terdaftar di Dinas Perhubungan dan Kominfo (Dishubkominfo) Kabupaten Minahasa.

Kepala Terminal Tondano, Don Kuron SSos, tak menampik bila kapasitas tampung terminal hanya mampu tampung 125 kendaraan, yakni 80 unit untuk terminal bagian atas dan 45 unit bagian bawah.

“Terminal ini memang tak bisa menampung semua kendaraan yang memiliki trayek di Tondano yang terdaftar, karena memang terlalu kecil. Sehari saja ada 172 kendaraan yang aktif beroperasi,” ujarnya.

Menurutnya, mensiasati keterbatasan, pihaknya terpaksa menggunakan sebagian badan jalan diluar terminal untuk trayek Tondano-Eris yang tak tampung lagi di dalam areal terminal.

“Untungnya semua kendaraan yang terdaftar ini tidak beroperasi secara bersamaan, sehingga sejauh ini masih bisa memadai,” katanya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan